Serie A
INTER MILAN: Kenapa Pavard Keukeuh Ingin Gabung Nerazzurri dari Bayern
Benjamin Pavard menjelaskan mengapa dia begitu bertekad meninggalkan Bayern Munchen demi Inter Milan.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Benjamin Pavard menjelaskan mengapa dia begitu bertekad meninggalkan Bayern Munchen demi Inter Milan.
Menurutnya, pelatih Simone Inzaghi bersedia memainkannya di posisi favoritnya di lapangan, berbeda saat di Jerman.
Sang bek telah bertahun-tahun digunakan sebagai bek sayap di Jerman dan Prancis, namun pindah ke San Siro juga merupakan peluang untuk bermain sebagai bek tengah dalam formasi tiga bek.
“Saya sudah lama mengikuti sepak bola Italia, saya punya banyak teman yang bermain di Italia. Saya menganggapnya sebagai liga yang sulit secara taktik dan saya pikir saya bisa belajar banyak di sini,” kata pemain veteran itu kepada DAZN.
“Saya bangga menjadi bagian dari klub hebat seperti Inter Milan. Saya bermain sepak bola untuk memenangkan trofi, di akhir karier saya, saya akan bangga melihat kembali semua yang telah saya menangkan. Saya berharap masih banyak lagi yang ada di kabinet itu, karena saya masih haus akan trofi.
“Saya ingin sekali memenangkan banyak gelar bersama Inter Milan, dimulai dengan Scudetto dan memberikan bintang kedua di seragam kami.”
Bayern Munchen mempersulit Inter Milan untuk menyelesaikan transfer tersebut, sehingga tekad Pavard untuk melakukan kepindahan tersebut terbukti krusial.
“Saya sudah berada di Jerman selama tujuh tahun, saya merasa sudah tiba waktunya untuk tantangan baru.
“Inter Milan adalah klub dengan sejarah yang ditulis oleh legenda seperti Javier Zanetti, yang saat ini bekerja di sini.
“Rasanya jelas bagi saya, Inter Milan memiliki ambisi yang sama dengan saya, yaitu memenangkan trofi sebanyak mungkin.”
Ada juga aspek taktis yang penting dalam bekerja dengan Simone Inzaghi dalam formasi 3-5-2.
“Posisi pilihan saya adalah di tengah pertahanan tiga orang, karena di situlah saya merasa paling nyaman.
“Semua orang tahu saya bisa bermain sebagai bek kanan, tapi itu bukan hal yang paling membahagiakan bagi saya.
“Saya berada di Inter Milan untuk mengekspresikan diri saya dalam peran yang saya sukai, di mana saya bisa membawa pengalaman saya ke tim.”
Pavard mengatakan di masa lalu bahwa dia tidak akan pernah memiliki bakat seperti Lionel Messi, tetapi dia memiliki mentalitas yang sangat kuat dan itu sama berharganya dalam sepakbola modern.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Benjamin-Pavard-pemanasan-sebelum-Liga-Italia-Serie-A-antara-Inter-Milan-vs-Sassuolo-di-San-Siro.jpg)