Objek Wisata Tebing Breksi Sleman Resmi Lakukan Uji Coba Buka Terbatas, Ini Syarat untuk Wisatawan

Objek wisata tebing Breksi resmi mulai uji coba buka terbatas

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Objek wisata Tebing Breksi, resmi mulai melakukan uji coba menerima pengunjung. Pembukaan destinasi wisata berbasis pemberdayaan masyarakat yang ada di Kapanewon Prambanan itu, setelah mendapat izin rekomendasi dari Pemerintah Pusat.

Uji coba buka masih terbatas. Artinya kapasitas pengunjung dalam satu waktu dibatasi maksimal 25 persen. Lalu, pengunjung anak-anak dan lansia di atas 70 tahun, sementara belum diperbolehkan masuk destinasi. 

"Mulai hari ini sudah dibuka untuk umum. Tapi yang boleh masuk, usia di atas 12 tahun dan di bawah 70 tahun," kata Ketua Pengelola Taman Wisata Tebing Breksi, Kholiq Widiyanto, Kamis (16/9/2021). 

Baca juga: GEGER, Warga Wonosari Klaten Dikagetkan dengan Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah

Wisatawan yang ingin mengunjungi Tebing Breksi harus melengkapi sejumlah persyaratan.

Di antaranya, sudah tervaksin minimal dosis pertama dan menginstal aplikasi PeduliLindungi.

Lalu, tidak kalah penting, bagi pengunjung luar kota, diharapkan reservasi terlebih dan di aplikasi Visiting Jogja.

Petugas selalu standby dan berjaga di pintu masuk. Setiap pengunjung, wajib melakukan scan barcode dari aplikasi PeduliLindungi.

Langkah ini sebagai screening. Nanti akan muncul 4 indikator. Yaitu, hijau, oranye (kuning), merah dan hitam. 

Indikator hijau berarti pengunjung sudah tervaksin dua kali. Oranye batu divaksin satu kali dan dianggap sehat, bisa bepergian, namun dengan protokol kesehatan ketat.

Sementara itu, indikator Merah, artinya belum divaksin. Dan hitam, berarti dia positif Covid-19 maupun kontak erat.   

Halaman
123