Yogyakarta

Kejar Herd Immunity Akhir 2021, BIN Gelar Vaksinasi Massal Serentak di 10 Provinisi

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
Presiden Joko Widodo, didampingi Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di daerah, Kamis (16/9/2021).

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Intelijen Negara (BIN) kembali menggelar vaksinasi massal Covid-19 secara serentak di 10 provinsi di Indonesia, termasuk di DI Yogyakarta, Kamis (16/9/2021).

Sedikitnya 72 ribu dosis vaksin dialokasikan. 

Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi dengan sasaran pelajar, dan masyarakat umum itu, secara virtual dari Provinsi Aceh.

Orang nomor satu di Indonesia tersebut berpesan, agar vaksinasi bagi kalangan pelajar maupun santri, dapat digulirkan secara besar-besaran. 

"Sehingga, diharapkan ini bisa memberikan perlindungan, dan proteksi maksimal kepada para pelajar," katanya. 

Baca juga: 75 Persen Santri di DI Yogyakarta Sudah Tervaksin Covid-19

Sementara itu, Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan yang turut mendampingi Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa vaksinasi para pelajar adalah untuk memastikan proses belajar mengajar tatap muka dapat dilangsungkan, dan berjalan lancar tanpa halangan. 

"Seandainya Covid-19 dapat dikendalikan, satu di antaranya melalui proses vaksinasi ini, maka proses belajar mengajar tatap muka pun bisa segera diterapkan," ungkapnya. 

Lebih lanjut, ia mengatakan, herd immunity ditargetkan sanggup tercapai pada akhir 2021 mendatang.

Alhasil, BIN bakal turut serta membantu pemerintah dalam melakukan akselerasi program 3 juta dosis vaksin per hari, sehingga paling tidak capaian 70 persen segera bisa tercapai. 

"Maka dari itu, kami mengapresiasi seluruh pihak yang membantu menyukseskan program vaksinasi Covid-19 ini, sebagai bentuk upaya pencegahan dari virus corona, yang tidak mungkin hilang secara total," ujarnya. ( Tribunjogja.com )