Dua Unit Laptop Milik SDN Sodo Paliyan Gunungkidul Digondol Maling

Aparat memeriksa SDN Sodo, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul yang menjadi sasaran aksi pencurian pada Rabu (15/09/2021) lalu.

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sekolah di Gunungkidul kembali menjadi sasaran aksi pencurian untuk ketiga kalinya.

Kali ini dialami oleh Sekolah Dasar (SD) Negeri Sodo, Kapanewon Paliyan pada Rabu (15/09/2021) lalu.

Kapolsek Paliyan AKP Edi Purnomo mengatakan peristiwa pencurian diketahui oleh Kepala SDN Sodo, Siti Qolimah. Pagi sekitar pukul 06.00 WIB, ia datang menuju ruang guru.

Baca juga: Turun Drastis, Prosentase BOR di RS Rujukan Kabupaten Magelang di Angka 9,21 Persen

"Saat datang, ia terkejut melihat pintu ruang guru sudah dalam kondisi terbuka," ujar Edi pada wartawan, Kamis (16/09/2021).

Tak hanya itu, Siti juga mendapati pegangan pintu terlepas dan jatuh ke lantai. Terdapat pula kerusakan pada slot pintu berupa bekas seperti terbakar.

Barang-barang dalam ruangan juga sudah dalam kondisi berantakan diacak pelaku. Siti lantas memanggil pegawai lain untuk bersama-sama melakukan pengecekan terhadap isi ruangan.

"Setelah dicek, dua unit laptop yang sebelumnya disimpan dalam lemari sudah raib," jelas Edi.

Aparat Polsek Paliyan langsung mendatangi lokasi begitu menerima laporan dari pihak sekolah. Pemeriksaan secara menyeluruh hingga menggali keterangan dari saksi pun dilakukan.

Edi menduga pelaku menggunakan modus merusak pintu dengan api tembak untuk bisa memasuki ruangan. Hal itu terlihat dari kondisi gagang pintu yang rusak.

"Aksi diduga dilakukan malam hari saat sekolah dalam kondisi sepi tanpa penjagaan," katanya.

Pihak sekolah sendiri tidak menghitungnya sebagai kerugian, sebab dua laptop tersebut dalam kondisi mati total. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap pelakunya.

Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 Menurun, RSLKC Bambanglipuro Bantul Kini Merawat Pasien Tanpa Gejala

Dua aksi pencurian sebelumnya juga terjadi pada SD di Rongkop dan Playen. Adapun pelaku di Rongkop sudah terungkap, sedangkan di Playen masih dalam penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsek Playen Iptu Larso mengatakan pencurian terjadi di SD Bleberan pada Minggu (12/09/2021) lalu. Barang yang raib antara lain satu unit komputer serta satu unit laptop.

"Kerugiannya diperkirakan mencapai belasan juta rupiah," katanya beberapa waktu lalu. (alx)