Parenting
Waspadai 7 Akibat Cuaca Panas yang Bisa Membahayakan Kesehatan Bayi
Terik matahari membuat udara terasa panas. Sebagai orang tua perlu mewaspadai jika cuaca panas karena berbahaya pada kesehatan anak.Kenali 7 gejalanya
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
Waspadai 7 Akibat Cuaca Panas yang Bisa Membahayakan Kesehatan Bayi
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Dwi Latifatul Fajri
Tribunjogja.com - Terik matahari membuat udara terasa panas. Sebagai orangtua perlu mewaspadai jika cuaca panas karena berbahaya pada kesehatan anak.
Meski hujan sudah beberapa kali turun, namun cuaca masih terasa panas.
Bayi punya risiko lebih rentan terhadap penyesuain suhu daripada orang dewasa. Para peneliti menemukan bahwa kereta dorong terbuat dari bahan kaleng yang dapat merangkap panas dan mengurangi aliran udara.
"Sebuah kereta dorong bayi yang tertutup bisa sangat panas pastikan bahwa kereta dorong mendapat sirkulasi udara yang baik untuk anak." ucap NSW Health.
Dikutip dari Nakita, ada 8 bahaya akibat bayi berada di cuaca panas, berikut tandanya :
1. Dehidrasi
Bukan cuma orang dewasa, bayi lebih rentan mengamai kekurangan cairan dalam sel darah.
Anak yang mengalami dehidrasi banyak mengeluarkan keingat, diare atau muntah. Pastikan anak mendapat cairan dan ASI eksklusif.
Jika bayi mengalami dehidrasi berikan minuman cukup untuk mengembalikan cairan tubuh.
2. Terbakar sinar matahari
Bayi bisa terbakar sinar matahari jika punya kulit sensitif. Ketika terkena sinar matahari kulit akan merah dan melepuh.
American Cancer Society, dikutip dari Nakita merekomendasikan orangtua untuk:
- Seringlah periksakan anak-anak untuk memastikan mereka terlindungi dengan baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-yang-bermain-di-luar-ruangan.jpg)