Meski Sudah Berusia 2500 Tapi Pedang Ini Masih Sangat Tajam, Setajam Silet!
Sarungnya dalam kondisi yang sangat baik. Tapi awalnya mereka tak bisa berharap banyak lantaran kemungkinan pedang sudah rusak dan berkarat.
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.com - Pada tahun 1965 silam, sekelompok arkeolog menemukan makam di Provinsi Hubei, China.
Diperkirakan, makam itu sudah berusia 2000 tahun.
Secara rinci, makam tersebut berangka tahun antara 722 - 479 SM, tepatnya ketika negara itu terbagi ke dalam kerajaan - kerajaan yang saling bermusuhan.
Di makam tersebut, arkeolog juga menemukan sebilah pedang yang disimpan dalam sarung kayu di samping kerangka.
Sarungnya dalam kondisi yang sangat baik. Tapi awalnya mereka tak bisa berharap banyak lantaran kemungkinan pedang sudah rusak dan berkarat.
Mengejutkan, ketika dibuka pedang itu masih dalam kondisi sangat baik. Logamnya masih berkilau, bahkan ketajamannya diibaratkan masih setajam silet!
Pedang yang diperkirakan sudah berusia 2500 tahun ini, memiliki rona keemasan yang dikombinasikan dengan pola berwarna gelap dengan desain yang rumit.
Arkeolog sangat terkejut bahwa pedang itu tidak berkarat.
Soal ketajamannya, arkeolog masih belum tahu bagaimana logam tajam ini bisa bertahan dari udara yang lembap.
Temuan itu tentu saja memancing beragam pertanyaan. Terutama pertanyaan seputar siapakah pria yang ada dalam makam itu sehingga memiliki pedang yang sangat spesial ini.
Baca:
Ketika Dua Perwira Jepang Gelar Kontes Mengerikan, Berlomba Penggal 100 Orang Pakai Pedang
Inilah Makna Filosofis di Balik Sebilah Pedang
Mengenal Onna Bugeisha, Pasukan Samurai Perempuan Sang Mesin Pembunuh Mematikan
Sang Samurai Hitam, Kisah Budak Afrika yang Menjelma Jadi Ksatria Elit Jepang Tak Terkalahkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pedang-damaskus2_20180620_061941.jpg)