Pamella Swalayan Alami Lonjakan Permintaan Parcel dan Voucher
Parcel merupakan satu bentuk pemberian pada kerabat dan relasi yang tidak terpisahkan dari rutinitas Idul Fitri.
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Parcel merupakan satu bentuk pemberian pada kerabat dan relasi yang tidak terpisahkan dari rutinitas Idul Fitri.
Karena itulah tidak aneh jika permintaan parcel melonjak menjelang datangnya Lebaran. Satu contohnya dialami oleh Pamella Swalayan yang mengalami kenaikan permintaan parcel dan juga voucher sebagai tanda mata hari raya.
Pemilik Pamella Swalayan, Noor Liesnani Pamella mengatakan, setiap tahun pihaknya menyiapkan berbagai produk untuk parcel.
Hal ini dilakukan agar konsumen bisa memiliki keluwesan tersendiri untuk membeli parcel yang mereka inginkan.
Selain isi parcel yang bisa berupa makanan dan minuman, barang pecah-belah, hingga sajadah dan rukuh, media parcel juga bervariasi.
Media parcel bisa berupa keranjang, dus, hingga tas yang memberikan fleksibilitas untuk pemuatan.
"Namun demikian, di Pamella ini kami fokus pada parcel yang berisi makanan misalnya kue kering. Sebab, produk semacam itulah yang paling banyak dicari konsumen sehingga laku keras. Bahkan, selalu ada peningkatan setiap tahunnya," jelas Pamella ketika ditemui di kantornya di jalan Kusumanegara, Selasa (14/7/2015).
Satu faktor yang membuat permintaan parcel semakin meningkat di Pamella menurut perempuan berjilbab tersebut adalah kualitas produk.
Kasus parcel berisi produk kedaluarsa hingga produk yang kurang bermanfaat sempat membuat konsumen berpikir dua kali untuk membeli parcel. Namun Pamella menegaskan, hal semacam itu tidak akan pernah terjadi di Pamella.
"Konsumen selalu mendapatkan parcel berisi produk yang berkualitas, bermanfaat, dan itulah yang membuat konsumen terus mempercayakan keperluan parcelnya pada Pamella. Selain itu, kualitas ini juga menyebar melalui getok tular kepada kerabat dan relasi sehingga permintaan pun semakin meningkat," ungkapnya.
Dari segi harga, Pamella Swalayan juga menerapkan fleksibilitas untuk harga. Misalnya saja parcel dalam dus mulai Rp 75 ribu, sementara untuk parcel dalam keranjang dipatok mulai Rp 100 ribuan saja.
Tidak hanya itu, untuk parcel ini juga disediakan layanan pengiriman.
"Radius 5 km dari toko masih bebas biaya. Lebih dari itu tentu ada charge," imbuhnya.
Selain parcel, beberapa tahun terakhir mulai marak pula pemberian voucher sebagai alternatif tanda mata untuk kerabat dan relasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/parcel_20150715_150720.jpg)