BRI RO Yogyakarta Kelola Pinjaman Sebesar Rp69 Triliun 

Regional CEO BRI RO Yogyakarta, John Sarjono, mengatakan 85 persen kredit disalurkan kepada UMKM.

internet
logo Bank BRI 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hingga saat ini, Bank BR RO Yogyakarta mengelola portfolio pinjaman sebesar Rp69 triliun.

Regional CEO BRI RO Yogyakarta, John Sarjono, mengatakan 85 persen kredit disalurkan kepada UMKM.

Sementara kredit lainnya disalurkan ke segmen konsumer.

Ia menyebut penurunan BI Rate pada 20-21 Mei 2025 lalu akan memberikan dampak positif untuk reprofiling alternatif pendanaan dengan biaya yang lebih kompetitif.

Pihaknya pun mengapresiasi langkah BI sebagai upaya untuk mendukung stabilitas ekonomi nasional dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Namun, BRI tetap berkomitmen menjalankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko guna memastikan stabilitas tetap terjaga,” katanya, Senin (09/06/2025).

Ia melanjutkan transmisi penurunan BI Rate terhadap bunga kredit butuh waktu minimal enam bulan.

Namun hal tersebut bergantung terhadap kondisi likuiditas dan persaingan suku bunga simpanan industri. 

Sesuai data Bank Indonesia, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan di Jawa Tengah dan DIY sebesar 109 persen. 

“Diperkirakan kondisi ketatnya likuiditas ini masih terjadi sehingga, diperlukan kehati-hatian dalam penyaluran ke kredit. Scoring dalam proses penyaluran kredit menjadi langkah BRI untuk tetap berkomitmen menjalankan prinsip kehati-hatian,” lanjutnya.

Tidak hanya menyalurkan pinjaman, BRI juga memberikan pendampingan kepada UMKM melalui adanya Desa BRIlian, Klaster Usaha, Rumah BUMN dan BRIlianpreuner. Platform juga disiapkan untuk UMKM seperti PARI dan Link UMKM.

“Dalam hal ini BRI menunaikan tugas dalam hal economic value dan juga social value,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved