Paus Fransiskus Meninggal Dunia

Mengenang Paus Fransiskus, Megawati Sebut Pernah Dapat Tugas Khusus dari Bapa Paus

Megawati berduka atas meninggalnya Paus Fransiskus, sebut pernah mendapat tugas khusus dari Bapa Paus.

Tayang:
Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Alifia Nuralita Rezqiana
Tangkapan Layar YouTube KOMPAS TV
Mengenang Paus Fransiskus, Megawati Sebut Pernah Dapat Tugas Khusus dari Bapa Paus. Keterangan Foto : Pertemuan Megawati dan Paus Fransiskus di Vatikan, Februari 2025. 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sekaligus mantan Presiden Republik Indonesia (RI) Megawati Soekarnoputri bercerita mengenang mendiang Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, dalam pidatonya di acara Trisakti Tourism Award 2025, Kamis (8/5/2025).

Sebagai informasi, Paus Fransiskus wafat pada Senin, 21 April 2025 pagi, tepat satu hari setelah perayaan Paskah 2025. Bapa Paus meninggal dunia di usia ke-88.

Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Kamis, Megawati mengaku masih berduka atas kepergian Paus Fransiskus.

“Saya ini, maaf. Saya ini lagi sedih sebetulnya. Kenapa? Mungkin lihat toh di media atau segala macam. Saya sedang kehilangan seorang tokoh yang namanya Paus Fransiskus,” katanya, di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (8/5/2025) malam.

Megawati mengaku sempat mendapat tugas khusus dari Paus Fransiskus. Namun, ia tidak mengungkapkan tugas apa yang diberikan Bapa Paus kepadanya.

“Kenapa sedih? Saya diberi tugas sama beliau sebetulnya. Tapi, di sini saya tidak cerita. Jadi aduh rasanya apa ya? Seperti kehilangan Bapak sendiri,” ungkap Megawati.

Pertemuan Paus Fransiskus dan Megawati

Pertemuan pertama Megawati dengan Paus Fransiskus adalah pada Senin, 3 Februari 2025, saat keduanya sama-sama menghadiri pertemuan para pemimpin dan tokoh dunia tentang hak anak atau World Leaders Summit on Children’s Rights.

Pertemuan kedua terjadi ketika Megawati berkunjung ke Residen Santa Marta, Vatikan, Roma, pada Jumat, 7 Februari 2025.

Diwartakan Kompas.id, Sabtu (8/2/2025), Megawati tiba kediaman Paus Fransiskus di Domus Sancta Marthae atau Residen Santa Marta, Vatikan, Jumat (7/2/2025), pukul 15.00 waktu setempat. 

Ia datang bersama putranya, Mohamad Rizki Pratama, dan putrinya, Puan Maharani, serta Ketua DPP PDI-P Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, serta Bendahara Umum PDI-P Olly Dondokambey.

Dalam pertemuan kedua tersebut, Megawati berbincang secara tertutup dengan Paus Fransiskus selama 15 menit.

Megawati mengungkapkan, masalah kebangsaan dan Pancasila menjadi pokok bahasan dalam dua kesempatan bertemu dengan Paus Fransiskus.

”Beliau sangat interested (tertarik, -red) dengan Pancasila, gotong royong, seperti yang saya sampaikan saat summit,” tuturnya.

Menurut Megawati, Paus sangat setuju dengan sila kedua Pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab. Sebab, kepada Paus, Megawati juga menyampaikan bahwa saat ini ada perubahan signifikan di dunia terkait dengan perikemanusiaan dan hal itu mengkhawatirkan.

”Seharusnya sudah tidak ada lagi perang, tetapi malah berjalan perang,” katanya.

Dalam pertemuan dengan Paus Fransiskus, ia juga menanyakan kesehatan Paus dan berterima kasih atas undangan Paus.

Megawati juga menyampaikan salam dari masyarakat Indonesia, khususnya umat Katolik.

(Tribunjogja.com/Kompas.com/Kompas.id)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved