Gelar Karya, Murid SMP Stella Duce 1 Yogyakarta Tampilkan Seni Musik dan Batik

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Stella Duce 1 Yogyakarta, Adriana Wiwin, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kurikulum

Tayang:
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
GELAR KARYA: Siswa kelas 9 SMP Stella Duce 1 Yogyakarta mengikuti gelar karya bertajuk Colorful Flavors dengan menampilkan seni musik, membatik dan kewirausahaan, Selasa dan Rabu (8-9/4/2025) di sekolah 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Suasana semarak memenuhi halaman SMP Stella Duce 1 Yogyakarta dalam gelaran karya siswa kelas 9 yang berlangsung selama dua hari, 8–9 April 2025 lalu.

Bertajuk Colorful Flavors, acara ini menjadi puncak unjuk karya siswa yang memadukan unsur seni, kewirausahaan, dan kolaborasi antarelemen sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Stella Duce 1 Yogyakarta, Adriana Wiwin E.A., S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pengembangan talenta siswa secara holistik dan sesuai dengan minat masing-masing individu.

“Gelar Karya ini kami rancang sebagai ajang bagi siswa untuk menampilkan bakatnya, tidak hanya dalam seni dan musik, tetapi juga dalam bidang kewirausahaan, teknologi, dan kemampuan kolaboratif. Ini menjadi bagian dari upaya kami memfasilitasi ekspresi mereka secara lebih luas,” ujar Adriana kepada Tribun Jogja, Kamis (10/4/2025).

Dalam acara ini, siswa kelas 9 tidak hanya menampilkan pertunjukan seni musik, tetapi juga memamerkan hasil karya membatik yang menjadi muatan lokal unggulan sekolah.

Setiap tingkat kelas telah diperkenalkan pada teknik membatik berbeda: kelas 7 dengan teknik celup (shibori), kelas 8 dengan teknik cap, di mana capnya dibuat sendiri oleh siswa, dan kelas 9 dengan teknik batik tulis yang diaplikasikan langsung pada pola pakaian sesuai ukuran tubuh masing-masing siswa.

Menariknya, batik buatan siswa kelas 9 ini tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dijual kepada para tamu yang hadir.

Salah satu tamu kehormatan, GBPH Prabukusumo, yang juga merupakan Pelindung Komite Sekolah, turut hadir dan secara langsung membuka acara.

Ia bahkan membeli tiga kain batik karya siswa sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mereka.

Tak hanya seni dan kriya, semangat kewirausahaan juga tampak dari usaha para siswa memasarkan produk kuliner buatan mereka.

Aneka makanan hasil olahan siswa laris diborong oleh adik kelas, orang tua, dan tamu undangan yang memadati arena kegiatan. Menariknya, sebagian besar produk sudah dipesan bahkan sebelum hari pelaksanaan, menunjukkan betapa serius dan tekunnya para siswa dalam mempersiapkan karya mereka.

“Ini bukti keuletan mereka. Semangat anak-anak luar biasa dalam menyiapkan acara ini. Kami bangga dengan proses dan hasil yang mereka tunjukkan,” tutur Adriana menambahkan.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memberikan ruang bagi siswa untuk berkarya, tetapi juga melatih jiwa wirausaha dan tanggung jawab dalam bekerja sama mewujudkan sebuah perhelatan besar. (Ard)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved