Pertamax Series Masih Jadi Pilihan Pemudik dan Wisatawan

Meski berbagai isu sempat beredar, Pertamax Series tetap menjadi bahan bakar favorit karena dianggap lebih andal untuk perjalanan jarak jauh.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA/Istimewa
ARUS MUDIK : Ilustrasi. Petugas SPBU tengah mengisikan BBM jenis Pertamax kepada pengendara. Selama arus mudik 2025, konsumsi Pertamax mengalami peningkatan 

TRIBUNJOGJA.COM - Selama arus mudik dan libur Lebaran, konsumsi bahan bakar berkualitas tetap menjadi pilihan utama para pemudik.

Meski berbagai isu sempat beredar, Pertamax Series tetap menjadi bahan bakar favorit karena dianggap lebih andal untuk perjalanan jarak jauh.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengapresiasi konsumen yang tetap memilih bahan bakar berkualitas selama arus mudik.

"Fakta bahwa para pemudik masih mengandalkan Pertamax Series menunjukkan bahwa mereka tidak terpengaruh oleh berbagai isu yang beredar belakangan ini," ujar Taufiq, Senin (31/3/2025) kemarin. 

Ia juga menyoroti faktor psikologis yang memengaruhi keputusan masyarakat saat melakukan perjalanan jauh.

"Sebagian besar pengguna Pertamax memilih bahan bakar berkualitas karena tidak ingin mengalami kendala mesin di tengah perjalanan. Kami optimistis konsumsi Pertamax Series akan meningkat dibandingkan dengan rata-rata harian normal," tambahnya.

Taufiq juga mengungkapkan bahwa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Portable atau Modular di KM 19 ruas tol fungsional Solo-Jogja mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata 528 liter per hari, mencerminkan tingginya animo pengguna jalan di jalur tersebut.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Pertamina juga menambah layanan motorist delivery service di ruas tol Solo-Jogja. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan di exit tol Tamanmartani. 

“Pengendara yang kehabisan BBM dapat menghubungi Call Center 135, dan petugas motorist akan mengisi bahan bakar di lokasi mereka. Layanan ini tersedia di 19 titik di wilayah Jawa Tengah dan DIY," jelas Taufiq.

Sebagai langkah antisipasi, Taufiq juga mengimbau masyarakat untuk mengisi BBM secara penuh sebelum berangkat dan menggunakan metode pembayaran non-tunai agar proses transaksi lebih cepat.

"Mari kita saling mendukung sesama pemudik agar perjalanan berlangsung lancar, selamat, dan tiba di tujuan tepat waktu," pungkasnya.(nto) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved