Puisi

10 Puisi Religi karya Emha Ainun Najib 

Puisi-puisi religinya seringkali mengandung refleksi spiritual yang mendalam, disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun penuh makna.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
DOK. Instagram Cak Nun
Biodata Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun 

Bertahun-tahun kita hanya berpandangan saja

Engkau bisu

Dan aku tuli

Karena sangat tidak mengerti

 

Bola matamu yang bening

Adalah ruang yang tiada terbatas

Tetapi jika pun engkau kelak menjadi wanitaku

Akan bisakah kumasuki ruang itu?


9. Hijrah

mimpiku pawai burung

tanpa sayap terbang ke surga

mimpiku mata rabun

nyangkut di langit hampa

 

insyaallah angan-angan ini

disetujui oleh para nabi

tapi jarang kuteliti

teori mereka mengolah bumi

 

kemudian tiba ke khomeiny

marx, fraire, dan ali syari’ati

madrasah frankfurt, ngo pinggir kali

berperang brubuh di rumah sini

 

di wajah beberapa kawan

nama-nama itu menjelma siluman

ketika tangan mereka acungkan

terciptalah mesin percetakan

 

aku jatuh terjengkang

tolol di pojok jalan

hanya sanggup berpamitan

hijrah ke semesta pengembaraan


10. Tuhan Sudah Sangat Populer 

Satu

Tuhan sudah sangat populer

Nama-Nya dihapal luar kepala

Sehingga amat jarang ada

Orang yang sungguh-sungguh mengingat-Nya

 

Tuhan sudah sangat populer

Seperti matahari tak pernah tak bercahaya

Sehingga hanya kadang-kadang saja

Orang menyadari ada dan peran-Nya

 

Tuhan sudah sangat populer

Baik di kota maupun di desa

Kalau terasa tak ada, orang menanyakan-Nya

Ketika jelas, ada orang melupakan-Nya (MG Ni Komang Putri Sawitri Ratna Duhita) 

 

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved