Serie A

AC MILAN: Rencana Besar Restorasi Klub, Dua Nama Muncul

AC Milan disebut berencana membangun kembali total skuad mereka di musim depan.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
MIGUEL MEDINA / AFP
RENCANA BESAR AC MILAN - (Arsip) Jelang pertandingan Liga Italia Seri A AC Milan vs Sassuolo pada 21 April 2021 di San Siro. AC Milan disebut berencana membangun kembali total skuad mereka di musim depan. 

TRIBUNJOGJA.COM - AC Milan disebut berencana membangun kembali total skuad mereka di musim depan.

Rencana itu termasuk mendatangkan mantan direktur Juventus dan Tottenham Fabio Paratici ditambah pelatih Maurizio Sarri.

AC Milan masih sakit hati setelah tersingkir di babak play-off Liga Champions di tangan Feyenoord.

Ketegangan antara pelatih Sergio Conceicao dan beberapa pemain juga telah menimbulkan kecurigaan.

Imbasnya, itu menunjukkan bahwa ia mungkin tidak bertahan setelah kontrak jangka pendeknya berakhir pada bulan Juni.

Ini berarti fokus pada masa depan dan perubahan bisa saja terjadi di balik layar maupun di bangku pengadilan.

Menurut Milan Press, AC Milan tertarik untuk merekrut mantan direktur Juventus dan Tottenham Hotspur Paratici.

Saat ini ia diskors karena pelanggaran keuangan selama bermain di Juve, larangan bermain selama 30 bulan yang berakhir pada Juli 2025.

Ini juga merupakan tanggal berakhirnya kontrak direktur olahraga Milan Geoffrey Moncada.

Paratici tampaknya menjadi favorit di depan Andrea Berta.

Jika Paratici didatangkan, maka kemungkinan akan merekrut pelatih yang dekat dengan idenya, khususnya Sarri.

Paratici-lah yang mendatangkan Sarri ke Juventus dan mereka memenangkan Scudetto bersama.

Sarri mengundurkan diri di Lazio pada Maret 2024 dan saat ini sedang menunggu proyek yang tepat untuk kembali bermain.

Rapat darurat

Sebelumnya, Sergio Conceicao dipanggil untuk rapat darurat dengan direktur AC Milan pada Minggu pagi waktu setempat.

Langkah tersebut ditempuh klub menyusul kekalahan mengecewakan tim 2-1 oleh Torino Minggu.

Namun, dewan AC Milan dikabarkan masih memiliki kepercayaan kepada ahli taktik asal Portugal tersebut. 

Sebelumnya, Christian Pulisic menggambarkan beberapa hari terakhir sebagai minggu yang sangat berat bagi AC Milan

Mereka tersingkir dari Liga Champions oleh tim Feyenoord yang kekuatannya tidak maksimal pada Rabu silam.

Setelahnya, mereka kekalahan mengecewakan saat bertandang ke Torino di Liga Italia Serie A.

Artinya, AC Milan hanya menang sekali dalam empat pertandingan terakhir mereka. 

Kemenangan Juventus dalam pertandingan Serie A melawan Cagliari pada Minggu malam membuat AC Milan tertinggal delapan poin dari posisi Liga Champions. 

Mereka saat ini tertinggal 16 poin dari pemuncak klasemen. 

Penentu nasib Conceicao

Nasib Sergio Conceicao di AC Milan mungkin bisa ditentukan oleh satu hal.

Setelah tersingkirnya secara mengejutkan di Liga Champions di tangan Feyenoord, spekulasi mengenai masa depan Sergio Conceicao semakin meningkat.

Di waktu yang sama, Zlatan Ibrahimovic dianugerahi Tapir d'Oro kemarin waktu setempat.

Sebagai bagian dari presentasi tersebut ia ditanya tentang masa depan Conceicao.

Penasihan Red Bird itu memberikan jawaban yang tidak menyisakan sedikit pun keraguan mengenai masa depan terdekatnya.

“Dia bekerja dengan baik: saat dia datang, segalanya berubah. Kami belum seratus persen, tetapi kami terus membaik. Kami sangat percaya padanya,” katanya.

Namun, Tuttosport via MilanPress melaporkan bahwa masa depan Conceicao di bangku cadangan AC Milan masih belum jelas. 

Kepercayaan diri dan dukungan dari pelatih asal Swedia itu pada dasarnya hanya jaminan bahwa ia akan tetap bertugas hingga akhir musim.

Tujuan utamanya sekarang, setelah tersingkir dari Liga Champions, adalah finis di posisi empat besar atau lima di klasemen Liga Italia Serie A, meski tampaknya sulit.

Posisi itu akan membuat mereka lolos ke edisi berikutnya kompetisi klub teratas Eropa, sementara Coppa Italia tetap menjadi tujuan sekunder.

Jika AC Milan gagal lolos ke Liga Champions musim depan, itu bisa menjadi akhir bagi Conceicao yang seharusnya hanya bertugas selama beberapa bulan.

Pasalnya, AC Milan dapat memicu klausul yang ada di dalam kontrak yang ditandatangani Conceicao hingga 2026, yang memungkinkan mereka untuk mengakhiri kerja sama dengannya tanpa harus membayarnya 12 bulan terakhir.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved