Kota Yogya Mengalami Deflasi di Awal 2025, Ini Penjelasan BPS

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta, Mainil Asni, mengatakan, ada berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya deflasi di Kota Yogya

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUN JOGJA/AZKA RAMADHAN
PENYEBAB DEFLASI: Foto Kepala BPS Kota Yogya, Mainil Asni. BPS Kota Yogyakarta menjelaskan beberapa faktor penyebab deflasi di Kota Yogya, Senin (3/2/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM - Kota Yogyakarta pada Januari 2025 tercatat mengalami deflasi 0,35 persen dibandingkan catatan Desember 2024.

Fenomena tersebut menjadi anomali tersendiri, karena dalam tiga tahun terakhir, Kota Yogyakarta cenderung inflasi pada awal tahun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta, Mainil Asni, mengatakan, ada berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya deflasi di Kota Yogya kali ini.

Salah satunya, biaya perjalanan kereta api yang turun dan diskon-diskon yang dilangsungkan pemerintah sepenjang awal tahun lalu.

"Kebetulan dalam tiga tahun terakhir biasanya mesti inflasi. Kita lihat tadi, diskon tarif listrik lumayan dalam mengurangi inflasi," katanya, Senin (3/2/25).

"Kemudian, tiket kereta api. Ini sebenarnya lebih ke seasonal, karena Desember naik. Jadi, bukan harga turun, tapi kembali ke posisi normal," urai Mainil.

Meski demikian, ia menjelaskan, terdapat beberapa kelompok yang mengalami lonjakan banderol dan menjadi faktor pendorong inflasi.

Kelompok makanan dan minuman tercatat sebagai penyumbang inflasi terbesar pada Januari 2025 lalu dengan angka 4,19 persen.

"Karena ada peningkatan kunjungan ke Kota Yogya. TPK (Tingkat Penghunian Kamar) kita tertinggi di Indonesia kemarin," ujarnya,

Selain itu, terdapat beberapa kebutuhan pokok yang terpantau mengalami lonjakan banderol cukup signifikan sepanjang Januari 2025.

Khususnya, komoditas-komoditas yang produksinya mengalami gangguan, akibat terpaan cuaca ekstrem sejak kisaran akhir tahun lalu.

"Itu komoditas yang rawan juga terjadi peningkatan harga, seperti cabai, yang harganya memang ada kenaikan," pungkasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved