Patrick Kluivert Bicara Peluang Indonesia Lolos ke Piala Dunia

Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengucapkan Terima Kasih Kepada Shin Tae-yong, dan siap mewujudkan mimpi Indonesia ke Piala Dunia

Tayang:
Editor: Joko Widiyarso
pssI
timnas Indonesia Dilatih Patrick Kluivert 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengucapkan Terima Kasih Kepada Shin Tae-yong.

Dia menyatakan siap mewujudkan mimpi Tim Nasional Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Patrick Kluivert singgung sosok Shin Tae-yong usai resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda itu sudah resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Rabu (8/1/2025).

Juru taktik 48 tahun tersebut akan tiba di Indonesia pada 12 Januari 2025. Dia diagendakan akan langsung melakoni perkenalan resmi dihadapan awak media.

Patrick Kluivert menyinggung sosok pendahulunya di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kepada media asal Belanda. 

Dirinya mengaku sudah berkomunikasi dengan Erick Thohir sejak Piala Asia 2023.

Namun, perkenalannya dengan Erick Thohir bukan dalam rangka tawaran menjadi pelatih Timnas Indonesia

Dirinya hanya berkenalan biasa dan Indonesia saat itu punya Shin Tae-yong sebagai pelatih bagus. 

"Bukan ditawarkan menjadi pelatih nasional kalau itu yang Anda maksud," ujar pria 48 tahun tersebut. Karena Indonesia sudah punya pelatih yang sangat bagus, Shin Tae-yong."

"Itu percakapan singkat, seperti yang sering terjadi di turnamen seperti ini. Di mana sang ketua menguraikan rencana besar Indonesia," lanjutnya.

Eks striker Ajax Amsterdam tersebut mengaku Indonesia punya potensi besar di dunia sepak bola. Selain jumlah penduduk yang besar, banyak dari mereka jatuh hati sepak bola. 

Dirinya berterima kasih kepada Shin Tae-yong sebagai pendahulunya sebagai juru taktik.

Berkat Shin Tae-yong, Indonesia masih menjaga kans untuk ke ajang Piala Dunia 2026. 

"Saya langsung antusias, karena potensinya sangat besar, Indonesia adalah negara dengan penduduk hampir 300 juta jiwa, Banyak di antaranya yang tergila-gila pada sepak bola" ujar Kluivert.

"Selain itu, kini ada kemungkinan warga Indonesia ada di Eropa, Dan berkat pendahulu saya Shin Tae-yong, kita punya peluang untuk lolos ke Piala Dunia di Amerika, Meksiko, dan Kanada," tutupnya.

Patrick Kluivert langsung diberikan target tinggi oleh PSSI. PSSI menargetkan juru taktik asal Belanda tersebut membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026. 

Ujian pertamanya terjadi pada 20 Maret 2025 saat bertandang ke markas Australia.

Sedikitnya ada dua masalah utama di Timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong, Patrick Kluivert diharapkan membawa angin segar di ruang ganti. 

Ada beberapa masalah di skuad Timnas Indonesia yang harus segera dibereskan oleh Patrick Kluivert sebagai pelatih baru.

Kapten Persib Bandung, Marc Klok menyebut bahwa ada dua masalah utama selama lima tahun kepelatihan Shin Tae-yong. Klok debut di skuad Timnas Indonesia senior saat diasuh Shin Tae-yong.

Gelandang Persib tersebut sudah mengantongi 19 caps selama 2022-2024 di Timnas Indonesia

Dua masalah yang dimaksud adalah komunikasi dan hierarki. Komunikasi antara pemain dan Shin Tae-yong membutuhkan seorang penerjemah. Selain itu, hierarki dalam tim selama diasuh Shin Tae-yong sangat kuat.

Masuknya para pemain diaspora di skuad Garuda saat ini membuat hierarki tersebut terganggu. 

"Dia (Shin Tae-yong) bekerja dalam hierarki yang cukup ketat," ujar Marc Klok kepada NOS. 

"Dan komunikasi dilakukan melalui seorang penerjemah, Itu sedikit menjadi masalah, banyak orang Belanda yang bergabung dan bagi mereka hierarkinya sangat berbeda," lanjutnya.

Lebih lanjut, PSSI sebenarnya ingin skuad Timnas Indonesia lebih kompak. 

Namun, organisasi yang dipimpin Erick Thohir ini juga tidak ingin ada hierarki terlalu kuat di skuad saat ini. 

"Asosiasi (PSSI) telah menyimpulkan bahwa asosiasi tersebut harus menjadi lebih dari satu kesatuan," ujar Klok.

"Dengan penekanan yang lebih sedikit pada hierarki dan lebih pada kerja sama dan menjadi satu," lanjutnya.

Masuknya Patrick Kluivert diharapkan jadi angin segar bagi Timnas Indonesia. Pria 48 tahun tersebut diharapkan dapat menjembatani antara budaya sepak bola Belanda dan Indonesia.

Di Belanda, lumrah seseorang bakal mendapatkan kritik keras dari pelatih sendiri, lalu bakal berteman lagi usai laga. 

"Kesatuan adalah hal terpenting bagi kami," ujar Klok.

"Budaya solidaritas tidak boleh hilang. Dan rasa hormat terhadap pemain, dalam sepak bola Belanda, anda bisa mengutuk seseorang hari ini dan kemudian anda akan menjadi teman baik besok, itu bukan cara yang seharusnya anda lakukan di sini (di Indonesia)."

"Lebih baik melindungi pemain sedikit lebih banyak dan memberi mereka rasa percaya diri, maka anda akan melihat bahwa mereka adalah pemain sepak bola yang sangat bagus."

Bek Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, menunjukkan reaksi bijak seusai Shin Tae-yong resmi diganti oleh pelatih baru Patrick Kluivert

Setelah pelatih asal Korea Selatan tersebut diberhentikan oleh PSSI, ada berbagai macam reaksi dari suporter.

Beberapa pihak mendukung langkah PSSI dengan harapan Timnas Indonesia lebih baik ke depannya. Ada pula sebagian lainnya yang menyayangkan pemecatan Shin Tae-yong ini.

Namun, PSSI juga telah mengumumkan pelatih baru yang menggantikan posisi Shin Tae-yong.

Setelah diumumkannya pelatih baru, Shayne Pattynama pun meminta semua pihak agar tetap bersatu untuk skuad Garuda. 

Pemain keturunan Indonesia itu berharap semua bisa berpikir positif untuk masa depan tim Merah Putih seusai Shin Tae-yong dipecat. Ini diungkapkan Shayne Pattynama dalam unggahan Instagramnya.

Pemain KAS Eupen tersebut mengunggah foto tengah merangkul Shin Tae-yong, Kamis (9/1). Shayne Pattynama yang juga menjalani debutnya di Timnas Indonesia era Shin Tae-yong ini berharap semua tetap percaya kepada skuad Garuda.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak sama-sama berpikir dan memberikan reaksi bijaksana demi masa depan Timnas Indonesia

Apalagi skuad Garuda juga memiliki mimpi besar menuju Piala Dunia 2026. Oleh karena itu, ia berharap semua pihak bisa bersatu. 

“Mari kita semua tetap bersama dan berpikir positif tentang masa depan Timnas Indonesia,” ujar Shayne Pattynama dikutip dari Instagram pribadinya, Kamis (9/1).

“Satu-satu hal yang dapat kita lakukan adalah saling mendukung untuk satu impian yang kita semua miliki!,” tegasnya.

Lebih lanjut, pemain berusia 26 tahun tersebut juga berterima kasih kepada Shin Tae-yong. Shayne berterima kasih karena Shin Tae-yong telah percaya dengannya.

Bahkan ia juga bisa menjalani debut bersama Timnas Indonesia saat melawna Argentina pada 2023 lalu.

Untuk itu, Shayne Pattynama mengucapkan rasa terima kasih dan mendoakan langkah Shin ke depannya. 

Mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026 itu diharapkan memiliki karier mentereng nantinya. 

“Kepada pelatih, terima kasih atas kepercayaannya kepada saya dan semoga sukses di masa depan,” kata Shayne.

Dengan dipecatnya Shin Tae-yong dan diperkenalkannya Patrick Kluivert.

Shayne Pattynama bakal melanjutkan perjuangan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan pelatih baru. 

Kluivert dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada Sabtu (11/1), setelah itu diperkenalkan secara resmi ke publik pada Minggu (12/1).

Pelatih asal Belanda ini bakal dibantu oleh asisten pelatih Alex Pastoor dan Denny Landzaat. 

Kehadiran mereka diharapkan bisa membawa Timnas Indonesia melangkah jauh dan lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang. 

Perjuangan Kluivert bakal dimulai di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret 2025 mendatang dengan melawan Australia serta Bahrain.

Klarifikasi Mees Hilgers

Pemain FC Twente, Mees Hilgers, berjabat tangan dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Pemain FC Twente, Mees Hilgers, berjabat tangan dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (TANGKAPAN LAYAR Instagram Erick Thohir @erickthohir)

Bek FC Twente sekaligus timnas Indonesia, Mees Hilgers memberikan mengklarifikasi setelah dirinya dituduh jadi penyebab Shin Tae-yong dipecat.

Alasan masalah komunikasi yang jadi penyebab Shin Tae-yong dipecat dari timnas Indonesia menyebabkan netizen juga menuduh sejumlah pemain sebagai biang kerok.

Salah satunya adalah Mees Hilgers yang disebut jadi pemain yang menginginkan Shin Tae-yong dipecat.

Hal tersebut juga diikuti dengan Mees Hilgers yang tidak memberi ucapan perpisahan kepada Shin Tae-yong. 

Pada akhirnya, pemain 23 tahun itu buka suara melalui instastory eksklusifnya pada Kamis (9/1). "Teman-teman maaf karena saya offline dalam beberapa hari," kata Mees Hilgers.

"Itu dikarenakan saya sedang tidak baik karena cedera dan juga mencabut 4 gigi bungsu saya. Jadi secara psikis dan mental saya butuh waktu untuk kembali."

"Besok saya akan merekam beberapa hal yang saya lakukan untuk comeback jadi stay tuned saja," tambahnya.

Mees Hilgers berusaha tetap positif dengan pemberitaan negatif yang menuduh dirinya. Dirinya mengaku juga sedih karena Shin Tae-yong harus dipecat secara sepihak.

Mees juga tidak memiliki perjumpaan yang banyak dengan Shin Tae-yong karena ia harus mengalami cedera setelah debut bersama timnas Indonesia melawan China.

Mees Hilgers tidak dipanggil saat timnas Indonesia mengalahkan Arab Saudi 2-0 pada November lalu. 

"Pada akhirnya, saya berusaha tetap positif walau mendengar beberapa hal negatif soal situasi pelatih timnas Indonesia," kata Mees.

"Saya sangat sedih mendengar berita itu (pemecatan pelatih). Saya bahkan belum terlalu mengenalnya karena saya hanya pernah dilatih sekali (satu pertandingan)."

"Setelah itu di periode kedua saya punya problem fisik sehingga berakhir cedera. Hal ini juga menyangkal seluruh orang yang menyebarkan berita negatif dan fitnah soal coach yang dipecat. Padahal di saat bersamaan saya tidak bisa hadir di FIFA Matchday terakhir," tambahnya.

Pada akhirnya Mees Hilgers mengucapkan terima kasih kepada seluruh suporter yang mendukungnya. 

"Terakhir, terma kasih Tuhan atas karunianya setiap hari dan untuk orang-orang yang jujur dan memberi dukungan penuh kepada saya," kata Mees.

"Berkatilah kalian semua, Semoga 2025 kalian sukses bersama keluarga kalian," tambahnya. (Tribunnews/Bolasport)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved