917 Mahasiswa KKN Universitas Tidar Diterjunkan ke Berbagai Daerah, Ini Pesan Rektor

Sebanyak 917 mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) resmi diterjunkan untuk melaksanakan program KKN periode II Januari-Februari 2025. 

Istimewa
Sebanyak 917 mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) resmi diterjunkan untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode II Januari-Februari 2025 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak 917 mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) resmi diterjunkan untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode II Januari-Februari 2025. 

Mereka akan mengabdi di berbagai daerah, termasuk Kabupaten/Kota Magelang, DIY, Jawa Tengah, dan sekitarnya. 

Program ini menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di tengah masyarakat.

Prosesi penerjunan dilakukan secara simbolis di Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. H. Suparsono, Senin (6/1/2025). 

Dalam acara tersebut, Rektor Universitas Tidar, Prof Sugiyarto secara resmi menyematkan almamater kepada perwakilan mahasiswa dan menyerahkan jaminan asuransi BPJS Ketenagakerjaan. 

Asuransi ini menjadi bentuk perlindungan bagi mahasiswa dari risiko kecelakaan selama pelaksanaan program KKN.

Dalam sambutannya, Sugiyarto memberikan pesan kepada para mahasiswa untuk menjaga nama baik universitas dan memanfaatkan kesempatan KKN sebagai ajang pengabdian kepada masyarakat. 

“Ketika kuliah kerja nyata (KKN), teman-teman sekalian nantinya akan membawa nama baik Universitas Tidar. Jaga nama baik Universitas Tidar dan jadikan KKN sebagai kesempatan untuk mengabdi serta memberikan inovasi nyata kepada masyarakat,” terangnya.

Baca juga: VIRAL Komedian Dede Sunandar Kerja di Kafe PIK, Sepi Job di TV, Uang Habis untuk Nyaleg Pilkada 2024

Rektor juga mengingatkan mahasiswa agar menikmati proses KKN sebagai wadah untuk berkarya dan berinovasi. 

“Nikmatilah proses selama kuliah kerja nyata (KKN) ini. Melalui KKN, teman-teman dapat belajar berkolaborasi dengan masyarakat, mendengar aspirasi mereka, dan menerapkan solusi inovatif untuk memajukan desa,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tidar, Eny Boedi Orbawati, turut memberikan pesan kepada mahasiswa agar tetap kreatif dan berani menghadapi tantangan selama KKN. 

“KKN adalah peluang untuk melatih kepemimpinan, kerja tim, dan keberanian menghadapi tantangan di lapangan. Jadilah inspirasi bagi masyarakat,” ujarnya.

Eny juga berharap mahasiswa dapat menjalankan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, seperti pelestarian lingkungan, peningkatan ekonomi UMKM, dan penguatan sosial budaya desa. 

Selain itu, mereka diharapkan mampu memetakan permasalahan di desa dan memberikan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan. (tro)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved