Tips dan Cara
8 Tips Agar Jas Hujan Tidak Bau
Dengan perawatan yang sederhana namun konsisten, Anda bisa tetap nyaman saat musim hujan tanpa terganggu oleh bau tidak sedap dari jas hujan Anda.
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Jas hujan adalah perlengkapan penting saat musim hujan untuk melindungi tubuh dari basah dan dingin.
Namun, penggunaan yang kurang tepat atau perawatan yang kurang baik sering kali membuat jas hujan mengeluarkan bauk apek atau bau tidak sedap.
Jas hujan bau ini biasanya disebabkan oleh kelembapan, jamur, atau bahan jas hujan yang tertutup rapat.
Merawat jas hujan dengan baik tidak hanya membuatnya bebas bau tetapi juga memperpanjang umur pemakaiannya.
Dengan perawatan yang sederhana namun konsisten, Anda bisa tetap nyaman saat musim hujan tanpa terganggu oleh bau tidak sedap dari jas hujan Anda.
Dilansir Tribun Jogja dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa tips agar jas hujan Anda tetap bersih, segar, dan bebas bau :
1. Segera Cuci atau Bilas Setelah Dipakai
Setelah menggunakan jas hujan, jangan biarkan air hujan mengendap di permukaannya.
Bilas jas hujan dengan air bersih untuk menghilangkan kotoran, lumpur, atau sisa air hujan yang mungkin mengandung polusi.
Jika ada noda yang sulit dihilangkan, gunakan sabun lembut untuk membersihkannya.
2. Jemur di Tempat yang Teduh dan Berangin
Hindari menjemur jas hujan di bawah sinar matahari langsung, karena dapat merusak bahan plastik atau PVC yang biasanya digunakan.
Jemur jas hujan di tempat yang teduh, tetapi memiliki sirkulasi udara yang baik.
Pastikan jas hujan benar-benar kering sebelum disimpan untuk menghindari bau akibat kelembapan.
Baca juga: Haid Tidak Teratur? Coba 6 Tips Berikut Ini
3. Gunakan Pewangi atau Penghilang Bau
Jika bau sudah terlanjur muncul, gunakan larutan air dengan sedikit cuka atau baking soda untuk menghilangkan bau.
Semprotkan larutan ini ke bagian dalam dan luar jas hujan, lalu bilas dengan air bersih.
Anda juga bisa menambahkan pewangi pakaian saat mencucinya untuk memberikan aroma segar.
4. Simpan di Tempat yang Kering
Penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga jas hujan tetap bebas bau.
Lipat jas hujan dengan rapi dan simpan di tempat yang kering dan tidak lembap.
Hindari menyimpan jas hujan di dalam plastik atau ruang tertutup tanpa sirkulasi udara.
5. Gunakan Penyerap Kelembapan
Letakkan sachet penyerap kelembapan atau silica gel di dekat jas hujan saat disimpan.
Penyerap kelembapan ini membantu mencegah terbentuknya jamur yang bisa menjadi sumber bau tidak sedap.
6. Hindari Penggunaan Saat Kotor
Sebelum mengenakan jas hujan, pastikan tubuh dan pakaian Anda bersih.
Kotoran atau keringat dari tubuh yang menempel pada jas hujan dapat mempercepat timbulnya bau.
7. Perhatikan Kualitas Bahan Jas Hujan
Bahan jas hujan berkualitas rendah cenderung lebih mudah menyerap bau.
Investasikan dalam jas hujan yang terbuat dari bahan berkualitas, seperti polyester atau PVC dengan lapisan anti-bakteri, yang lebih tahan terhadap bau.
8. Cuci Secara Berkala
Meskipun tidak digunakan setiap hari, jas hujan perlu dicuci secara berkala.
Ini penting untuk menghilangkan debu atau kotoran yang mungkin tidak terlihat tetapi dapat menyebabkan bau seiring waktu.(*)
| 7 Rekomendasi Softlens Minus Natural, Aman dan Terdaftar di BPOM |
|
|---|
| 5 Contoh Tema Naskah Film untuk Pemula yang Menarik dan Bermakna |
|
|---|
| 7 Teknik Editing Film yang Mempengaruhi Emosi Penonton, Wajib Tahu! |
|
|---|
| 4 Tips Pemeraman Buah Srikaya dan Alpukat agar Cepat Matang |
|
|---|
| Tips Menyimpan Pasta Kering dan Matang Agar Bertahan Hingga Berminggu-minggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/25-Arti-Mimpi-Menggunakan-Jas-Hujan-Kuning-Jas-Hujan-Kotor-Apakah-Ada-Pertanda-Buruk.jpg)