Jogja Fintech Security Conference 2024
Jogja Fintech Security Conference 2024: Tingkatkan Kesadaran Keamanan Siber di Era Digital
Jogja Fintech Security Conference 2024: Tingkatkan Kesadaran Keamanan Siber di Era Digital
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
Jogja Fintech Security Conference 2024: Tingkatkan Kesadaran Keamanan Siber di Era Digital
TRIBUNJOGJA.COM - Jogja Fintech Security Conference 2024 berlangsung dengan sukses di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 29 November hingga 1 Desember 2024 kemarin.
Seminar bertema keamanan finansial berbasis teknologi (fintech) ini menjadi ajang yang mempertemukan berbagai kalangan mulai dari profesional fintech, startup, praktisi, regulator, akademisi, hingga mahasiswa untuk membahas isu-isu strategis di bidang keamanan siber.
Seminar ini menghadirkan para pembicara yang ahli di bidangnya, di antaranya John Homer Holt IV & Geiya Wihanadieotha dari Sysbraykr, Onno W. Purbo selaku praktisi keamanan siber senior, Setiawan Hermanto, Head of IT Security Tokopedia, Ida Bagus Gede Setia Yasa sebagai Direktur Operasional dan IT Bank BPD Bali dan Raden Kawakibi Tito, Direktur IT dan Fintech Data Center AFPI.
Acara dipandu oleh Anton Setiyawan, mantan juru bicara BSSN. Hari pertama dimulai dengan registrasi peserta dan diakhiri dengan makan malam eksklusif bersama para pembicara. Momen ini dimanfaatkan sebagai ajang networking, membangun koneksi antara peserta dan pembicara.
Selanjutnya di hari kedua, diskusi interaktif di pandu Anton Setiyawan selaku moderator dan dilanjutkan oleh Tri Joko Sampurno (Sysbraykr) dan Drs. Slamet Aji Pamungkas, M.Eng. (BSSN) sebagai keynote speakers.
Agenda utama menampilkan empat sesi dari para ahli, masing-masing membahas berbagai aspek keamanan fintech: John Homer Holt IV & Geiya Wihanadieotha (Sysbraykr) memaparkan tren ancaman keamanan siber terkini di sektor fintech. Ida Bagus Gede Setia Yasa mengupas tantangan keamanan perbankan di era digital.
Setiawan Hermanto membagikan strategi menjaga keamanan platform ecommerce besar seperti Tokopedia. Raden Kawakibi Tito membahas perkembangan terbaru dalam regulasi dan infrastruktur data fintech di Indonesia.
Sesi diskusi yang intens antara peserta dan pembicara menciptakan suasana dinamis, diakhiri dengan gala dinner dan hiburan musik untuk mempererat hubungan antar peserta.
Selanjutnya di hari terakhir diisi oleh Onno W. Purbo, yang berbagi wawasan mendalam seputar keamanan siber. Sesi ini menjadi momen berharga bagi peserta untuk belajar langsung dari praktisi yang telah lama berkecimpung di dunia keamanan teknologi. Sebagai penutup, Budi Utama, CEO PT. KIDI menyerahkan kenang-kenangan kepada para pembicara, diikuti oleh E. Pinayungan, Direktur Utama PT. Gelora Energi Indonesia/GRIND yang memberikan penghargaan kepada perwakilan peserta.
Terobosan dan Hasil Seminar Jogja Fintech Security Conference 2024 berhasil melahirkan berbagai gagasan penting, di antaranya tren ancaman siber terbaru di fintech, regulasi keamanan siber terkini, strategi mitigasi risiko, teknologi keamanan canggih untuk fintech hingga studi kasus serangan siber di sektor fintech.
“Kami berharap Jogja Fintech Security Conference 2024 dapat menjadi ajang inspiratif untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan menghadapi tantangan keamanan siber,” ujar Budi Utama, CEO PT. KIDI dalam sambutan penutupnya.(rls)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Jogja-Fintech-Security-Conference-2024.jpg)