Tragis, Pemuda Magelang Meninggal Dunia saat Tolong Lansia yang Tercebur Sumur 

Insiden tragis terjadi di Dusun Kliwonan, Desa Jogomulyo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (3/12/2024) pagi

Tayang:
ist
TKP peristiwa dua orang tercebur sumur di Dusun Kliwonan, Desa Jogomulyo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Selasa (3/12/2024) pagi 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Insiden tragis terjadi di Dusun Kliwonan, Desa Jogomulyo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (3/12/2024) pagi. 

Seorang pemuda berinisial MH (26) meninggal dunia saat mencoba menolong AR (68), seorang pensiunan guru yang tercebur ke dalam sumur sedalam 7 meter.

Kapolsek Tempuran, AKP Sugiyanto, mengonfirmasi peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.18 WIB. 

Kejadian bermula saat AR berusaha mengambil mesin genset yang terjatuh ke dalam sumur sedalam 7 meter dengan diameter sekitar 90 cm. 

"Korban AR mencoba menarik genset yang jatuh, namun malah ikut tercebur ke dalam sumur," jelas Sugiyanto.

Baca juga: Diduga Tergelincir, Pemancing di Sleman Tenggelam dan Ditemukan Meninggal Dunia

Korban kemudian berteriak minta tolong sehingga menarik perhatian MH untuk datang dan membantu. 

MH bergegas menolong dengan terjun ke sumur untuk mengikatkan tali ke tubuh AR. 

Tidak berselang lama, warga lainnya segera berdatangan untuk memberikan pertolongan.

Warga berusaha menyelamatkan keduanya dengan menggunakan tali dadung. 

Saat MH selesai mengikatkan tali untuk korban AR, ia ikut menggantung di belakangnya. 

Namun, pegangan pada korban MH terlepas sehingga ia kembali tercebur ke dalam sumur

Diduga karena kelelahan, sesak napas, dan pengap akibat campuran air sumur dengan bensin dari genset, MH akhirnya meninggal dunia di lokasi.

"Korban kedua (MH) sempat membantu mengangkat korban pertama, tetapi diduga kelelahan, sesak napas, dan terpapar uap bensin dari genset, korban kedua akhirnya meninggal dunia di lokasi," kata Sugiyanto.

Warga yang berdatangan ke lokasi berusaha mengevakuasi kedua korban. 

AR berhasil diangkat dan langsung dibawa ke RSU Daerah Tidar, Kota Magelang, untuk mendapatkan perawatan. 

Sementara itu, jasad MH baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.30 WIB oleh tim gabungan dari Basarnas Kabupaten Magelang dan Damkar Pos Tempuran dengan bantuan warga.

Sugiyanto menambahkan, sumur tersebut tidak memiliki pengaman di bagian bibirnya, sehingga berpotensi membahayakan pengguna. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved