Mendag Budi Santoso Cek Harga Sembako di Pasar Gedhe Klaten

Salah satu tempat yang dikunjungi Mendag Budi Santoso dan rombongan adalah Pasar Gedhe Klaten. 

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Dewi Rukmini
Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, didampingi Bupati Klaten, Sri Mulyani, sedang berinteraksi dengan pedagang Pasar Gedhe Klaten, Jumat (22/11/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat (22/11/2024).

Salah satu tempat yang dikunjungi Mendag Budi Santoso dan rombongan adalah Pasar Gedhe Klaten

Pantauan Tribunjogja.com, rombongan Mendag Budi Santoso sampai ke lokasi Pasar Gedhe Klaten sekitar pukul 08.40 WIB.

Kedatangan Mendag Budi disambut secara langsung oleh Bupati Klaten, Sri Mulyani. 

Kemudian, Mendag Budi didampingi Bupati Sri Mulyani berkeliling ke Pasar Gedhe Klaten.

Mereka berinteraksi dengan para pedagang untuk mengecek harga bahan pokok saat ini.

Mereka terlihat memantau harga beras dan minyak di pedagang sembako lantai 1 Pasar Gedhe Klaten.

Lalu mengecek harga cabai, ikan bandeng, daging ayam, dan sapi yang berada di luar pasar. 

Mendag Budi Santoso pun memastikan harga bahan pokok di Pasar Gedhe Klaten stabil menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Baca juga: Jadwal Event Jogja Hari Ini dan Besok Sabtu 22-23 November 2024

"Kami sengaja ke Pasar Gedhe Klaten ingin melihat harga (sembako) di lapangan. Setelah dicek ternyata (harga) semua normal tidak ada kenaikan. Tadi saya cek satu persatu harga beras, Minyakita, cabai bahkan cenderung lebih murah," ungkap Budi kepada awak media, Jumat (22/11/2024). 

Pada kesempatan itu, Budi menyebutkan bahwa daya beli masyarakat sudah mulai meningkat.

Budi mengaku sudah bertanya kepada para pedagang yang mengatakan banyak pembeli dan tentunya hal itu menandakan kalau daya beli masyarakat sudah naik.

"Nah untuk persiapan Nataru, mudah-mudahan semua harga stabil dan terjangkau oleh masyarakat. Walaupun harga normal tapi kami terus koordinasi dengan para pelaku usaha, distributor, dan produsen supaya sampai akhir tahun ini harganya terjangkau dan barang-barang tersedia," ucapnya. 

Pihaknya berharap, kondisi harga normal tidak hanya saat ini saja, tapi bisa berlanjut seterusnya. 

"Yang penting harga normal itu jangan terlalu turun, nanti kasihan produsennya. Tapi juga jangan terlalu naik karena kasihan pembelinya. Jadi kami harus bisa menjaga antata kepentingan produsen dan pembeli," tandasnya. (drm)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved