Kunci Jawaban

Pembahasan Soal dan Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Bab 5 Halaman 96 - 103

Perhatikanlah kunci jawaban dari Mata pelajara Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka halaman 96 - 103.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Capture buku PPKn kelas 6
cover bab 5 pendidikan Pancasila 

TRIBUNJOGJA.COM – Perhatikanlah kunci jawaban dari Mata pelajara Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka halaman 96 - 103.  

Hendaknya diperhatikan untuk setiap orang tua mendampingi dalam penggunaan kunci jawaban ini. 

Siswa diharap mengerjakan terlebih dahulu, lalu menggunakan kunci jawaban ini sebagai referensi saja. 

Berikut kunci jawabannya : 

Halaman 96

Kita memiliki hak untuk menganut agama dan mengembangan budaya, tetapi hak yang kita miliki juga dimiliki oleh orang lain. 

1.    Bagaimana kalian melaksanakan hak dan kewajiban dalam mengembangkan budaya? 

Pelaksanaan hak dan kewajiban dalam mengembangkan budaya: Kami melaksanakan hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan kebudayaan dengan cara menghargai, melestarikan, dan memperkenalkan budaya lokal. Misalnya, terlibat dalam acara kebudayaan, mengikuti kegiatan seni seperti tarian daerah, atau belajar bahasa daerah. Kewajiban kami dalam mengembangkan budaya juga termasuk menjaga warisan budaya dari generasi ke generasi, serta tidak melakukan hal-hal yang merusak atau menghilangkan nilai-nilai budaya tersebut.

2.    Di antara norma yang berlaku di masyarakat, bagaimana penerapan norma agama di lingkungan kalian? 

Penerapan norma agama di lingkungan: Di lingkungan kami, norma agama diterapkan dengan menjalankan ibadah sesuai ajaran agama masing-masing, seperti salat bagi yang beragama Islam, pergi ke gereja bagi yang beragama Kristen, dan seterusnya. Selain itu, kami juga menjaga perilaku yang sejalan dengan nilai-nilai agama, seperti jujur, adil, membantu sesama, dan menghormati perbedaan agama. Norma agama juga mendorong kami untuk menjaga hubungan baik dengan sesama serta mempraktikkan toleransi antarumat beragama.

3.    Bagaimana penerapan norma kesopanan di lingkungan masyarakat kalian? 

Penerapan norma kesopanan di masyarakat: Norma kesopanan diterapkan melalui perilaku sehari-hari yang mencerminkan rasa hormat kepada orang lain. Misalnya, di lingkungan kami, berbicara dengan sopan kepada orang yang lebih tua, menjaga sikap yang santun, tidak berbicara kasar, dan menghormati privasi orang lain adalah bagian dari norma kesopanan yang selalu dijaga. Selain itu, kesopanan juga terlihat dalam tindakan seperti meminta izin sebelum meminjam barang, menyapa dengan ramah, dan mengucapkan terima kasih atau maaf ketika diperlukan.

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Halaman 90 : Ayo, Kamu bisa

Halaman 103 

Tabel 5.1 Lembar Kerja Kelompok      

1.    Bagaimana keberagaman budaya dan agama yang ada di lingkungan kalian? 

Keberagaman budaya dan agama di lingkungan kami: Di lingkungan kami, keberagaman budaya dan agama sangat terasa. Terdapat berbagai suku, tradisi, dan bahasa yang hidup berdampingan, serta agama-agama seperti Islam, Kristen, Hindu, dan lainnya. Masing-masing kelompok memiliki cara beribadah dan tradisi yang berbeda, namun hidup dalam harmoni satu sama lain.

2.    Bagaimana sikap kalian dalam menghadapi perbedaan budaya dan agama yang ada di lingkungan kalian? 

Sikap dalam menghadapi perbedaan budaya dan agama: Kami menghadapi perbedaan budaya dan agama dengan sikap saling menghormati dan toleransi. Setiap individu diberi kebebasan untuk menjalankan tradisi atau keyakinannya tanpa gangguan dari pihak lain. Selain itu, kami juga berusaha belajar dan memahami budaya serta agama yang berbeda agar dapat hidup dengan lebih baik dalam lingkungan yang beragam.

3.    Coba ceritakan sikap kalian dalam menghormati keberagaman budaya dan agama di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. 

Sikap dalam menghormati keberagaman di keluarga, sekolah, dan masyarakat:

a.    Di lingkungan keluarga: Kami selalu diajarkan untuk menghormati perbedaan agama dan budaya. Contohnya, kami menghormati anggota keluarga yang menjalankan ibadah dengan cara berbeda. Ketika ada perayaan keagamaan dari agama lain, kami mengucapkan selamat dan memberikan dukungan.

b.    Di sekolah: Sikap menghormati perbedaan ditunjukkan dengan menjaga toleransi di antara teman-teman yang berbeda latar belakang budaya dan agama. Kami mengikuti kegiatan bersama tanpa membeda-bedakan, serta berpartisipasi dalam perayaan-perayaan hari besar nasional yang mengakui keberagaman.

c.    Di masyarakat: Dalam lingkungan masyarakat, kami hidup berdampingan dengan berbagai budaya dan agama. Kami tidak mengganggu ibadah atau tradisi orang lain, serta berusaha mengikuti etika masyarakat dalam acara-acara yang melibatkan banyak orang dengan latar belakang yang beragam.

4.     Apakah keberagaman budaya dan agama selalu memberi dampak positif bagi lingkungan?

Baca juga: Jawaban Soal Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Halaman 70

keberagaman selalu memberi dampak positif Keberagaman budaya dan agama bisa memberikan dampak positif karena menciptakan suasana yang kaya akan nilai-nilai, pengalaman, dan wawasan baru. Dengan keberagaman, kita belajar untuk hidup dalam perbedaan, menumbuhkan sikap toleransi, dan saling menghargai.

5.    Apa yang harus dilakukan agar keberagaman tersebut tidak berdampak negatif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat? 

Menghindari dampak negatif dari keberagaman: Untuk mencegah dampak negatif dari keberagaman, kita harus:

a.    Mengedepankan dialog untuk memahami perbedaan dan menyelesaikan konflik secara damai.

b.    Membangun toleransi dengan pendidikan dan kegiatan yang memperkuat pemahaman akan pentingnya menghargai keberagaman.

c.    Tidak mendiskriminasi siapa pun berdasarkan latar belakang budaya atau agamanya.

d.    Menegakkan aturan yang menjamin setiap orang merasa aman dan dihargai, baik di sekolah maupun masyarakat, tanpa memperdebatkan perbedaan yang ada.

Itulah Kunci jawaban dari Mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 dari halaman 96  bagian Ayo kamu bisa. Diharapkan penggunaan kunci jawaban dapat digunakan dengan bijak atas pendampingan orang tua. 

Diharap kunci jawaban ini digunakan hanya sebagai salah satu refrensi dalam pembelajaran. ( MG Tiyas Ariantini )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved