Selain MBTI, Kamu Harus Coba 3 Tes Kepribadian Ini!

Simak 3 rekomendasi tes kepribadian untuk mengenal jati diri yang dapat dicoba di waktu senggang selain MBTI!

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
NSD
Selain MBTI, Kamu Harus Coba 3 Tes Kepribadian Ini! 

TRIBUNJOGJA.COM - Tes kepribadian menjadi salah satu hal yang kerap dimanfaatkan individu untuk mengenal dirinya lebih jauh.

Tes MBTI seringkali digunakan dalam menggali jati diri seseorang, namun selain MBTI, masih banyak tes kepribadian lain yang lebih akurat dengan penelitian yang sudah dilakukan oleh ahli psikolog.

Simak 3 rekomendasi tes kepribadian yang dapat dicoba di waktu senggang selain MBTI di bawah ini : 

Big Five Personality Test
Big Five Personality Test (OKC VeloCity)

1. Big Five Personality

Big Five Personality didasarkan pada penelitian empiris ilmu psikologi dan dianggap sebagai tes kepribadian yang cukup komprehensif dan terakurat.

Seluruh ahli psikologi percaya bahwa kepribadian manusia dapat diukur dari 5 dimensi yang dikenal dengan Big Five.

Kepribadian yang tercermin dalam Big Five dapat mempengaruhi aspek kognitif (bagaimana cara kita berpikir) dan perilaku (bagaimana kita bertindak).

Berikut 5 dimensi kepribadian dalam Big Five yang biasa disingkat menjadi “OCEAN”: 

1. Openness (Bagaimana keterbukaan seseorang terhadap sebuah ide dan pengalaman baru)

2. Conscientiousness (Bagaimana tingkat seseorang dalam berorientasi kepada hasil, kegigihan, serta kerapian terhadap suatu hal)

3. Extraversion (Bagaimana tingkat energi seseorang terhadap dunia luar/eksternal)

4. Agreeableness (Bagaimana tingkat seseorang dalam mendahulukan kepentingan dan kebutuhan orang lain)

5. Neuroticism (Bagaimana kesensitivitasan seseorang terhadap pengaruh stress dan pemicu emosi secara negatif)

Prosedur dalam tes kepribadian memakan waktu sekitar 5-10 menit dengan jumlah pertanyaan kurang lebih 100 butir. Pertanyaan akan dijawab dalam 5 skala (Disagree - Agree). 

 

DISC Personality Test
DISC Personality Test (Medium By Asma Aslam)

2. DISC Personality

DISC sendiri merupakan sebuah akronim dari (Dominance, Influence, Steadiness, Conscientiousness) yang merupakan 4 faktor pembentuk perilaku manusia. 

Tes ini digunakan dalam mengevaluasi bagaimana seseorang cenderung berperilaku di lingkungan koordinasi kelompok.  

DISC kerap digunakan dalam konteks kerja dan pengembangan tim untuk memahami dinamika sosial untuk meningkatkan produktivitas.

4 faktor pembentuk perilaku manusia berdasarkan DISC : 

1. Dominance (Seberapa tingkat dominasi, asertif, dan kepercayaan diri seseorang. Individu yang memiliki skor tinggi cenderung memiliki sifat yang tegas dan suka mengambil inisiatif dalam memimpin tim)

2. Influence (Seberapa tingkat pengaruh yang dapat diberikan seseorang dalam sebuah tim. Faktor ini dilandasi dengan kemampuan untuk persuasi, komunikasi, dan keterbukaan dalam teamwork)

3. Steadiness (Seberapa tingkat kemampuan seseorang untuk tetap tenang, stabil, dan sabar ketika menghadapi situasi mendesak atau tekanan)

4. Conscientiousness (Seberapa tingkat analitikal dan keakuratan seseorang dalam menghadapi sesuatu. Aspek ini menggambarkan kecenderungan seseorang untuk dapat terorganisir dan berhati-hati ketika melakukan sesuatu)

Tes kepribadian ini pertama kali diperkenalkan oleh William Moulton Marston dalam buku yang berjudul “Emotions of Normal People” pada tahun 1928. 

DISC juga sering dimanfaatkan dalam proses rekrutmen untuk mengenal kepribadian individu oleh Human Resources di berbagai perusahaan.

 

Enneagram Personality
Enneagram Personality

3. Enneagram

Enneagram diambil dari 2 kata Bahasa Yunani yakni “Ennea” yang berarti sembilan dan “Gramma” yang berarti sesuatu yang ditulis atau digambar.

Dari kata ini, Enneagram merupakan 9 penggolongan kepribadian manusia yang menggambarkan pola-pola seseorang dalam menafsirkan lingkungan eksternal dan mengelola emosi internalnya.

9 tipe kepribadian berdasarkan Enneagram : 

1. Type One (Perfectionist) : Individu yang berprinsip, perfeksionis, dan memiliki standar tinggi. Pemilik tipe ini biasanya bersikap idealis dan detail-oriented.

2. Type Two (The Giver) : Individu yang penyayang, penuh perhatian, dan dermawan. Orientasinya adalah kebutuhan orang lain dan rela berkorban demi kepentingan eksternal dirinya.

3. Type Three (The Achiever) : Individu dengan tipe ambisius, berorientasi pada pencapaian, dan kompetitif terhadap suatu hal. 

4. Type Four (The Individualist) : Individu dengan tipe yang cukup sensitif dan ekspresif dalam menghargai suatu keunikan dan kreativitas suatu hal.

5. Type Five (The Investigator) : Individu yang berintelektual tinggi dan haus akan pengetahuan.  Tipe ini cenderung mandiri dan individualis dalam melakukan berbagai hal.

6. Type Six (The Skeptic) : Individu yang setia dan penuh perhatian, memiliki atensi tinggi untuk mencari keamanan dan berhati-hati ketika dihadapi suatu hal. 

7. Type Seven (The Enthusiast) : Individu dengan kepribadian yang optimis dan spontan dalam merencanakan sesuatu. Tipe ini memiliki atensi tinggi untuk mencari kesenangan dan menghindari rasa sakit.

8. Type Eight (The Challenger) : Individu yang asertif, kuat, dan protektif untuk mengendalikan suatu hal.

9. Type Nine (The Peacemaker) : Individu yang tenang, mudah beradaptasi, dan cenderung akan menghindari konflik ketika dihadapkan dengan orang lain. Tipe ini selalu beratensi dengan harmoni dan kedamaian.

Itulah 3 rekomendasi tes kepribadian yang wajib dicoba selain MBTI. Tes ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi diri. Jangan lupa untuk dicoba ya, Tribuners! ( MG Ni Wayan Trevanna )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved