Doa Mustajab dalam Surah Al-A’raf: Perintah Berdoa Beserta Maknanya
Selain kisah yang menarik, surah Al-A’raf juga kaya akan ajaran-ajaran penting, termasuk tentang cara berdoa yang benar.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM – Alquran sebagai kitab suci umat Islam, memberikan petunjuk lengkap tentang kehidupan manusia.
Salah satu surah yang membahas terkait hal ini ialah surah Al-A’raf.
Surah Al-A’raf merupakan salah satu surah yang paling menarik di dalam Alquran.
Dinamakan Al-A’raf, karena surah ini menceritakan tentang orang-orang yang berada di batas antara surga dan neraka.
Dalam surah ini, dijelaskan pula kisah para Nabi bersama kaum-kaum mereka.
Selain kisah yang menarik, surah Al-A’raf juga kaya akan ajaran-ajaran penting, termasuk tentang cara berdoa yang benar.
Dalam artikel ini kita akan mengupas tentang perintah berdoa yang terdapat dalam surah Al-A’raf serta makna mendalam di balik setiap ayatnya.
a. Al-A’raf ayat 23
رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ
Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”.
Makna: Ayat ini menceritakan kisah Nabi Adam dan Hawa setelah melakukan kesalahan.
Mereka berdoa memohon ampunan kepada Allah.
Doa mereka tersebut menunjukkan kesadaran akan kesalahan dan harapan akan rahmat Allah.
Melalui ayat ini, mengajarkan kita untuk berdoa memohon rahmat dan perlindungan Allah.
b. Al-A’raf ayat 47
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu".
Makna: Ayat ini menggambarkan kondisi penghuni Al-A’raf, yaitu tempat di antara surga dan neraka.
Mereka ialah orang-orang memiliki amal baik dan buruk yang seimbang.
Ketika mereka melihat penghuni neraka dan azab yang mereka terima, mereka menjadi sangat takut dan memohon kepada Allah agar tidak ditempatkan bersama orang-orang yang zalim.
Sehingga, ayat ini berisikan doa meminta perlindungan dari orang yang zalim.
c. Al-A’raf ayat 55
ٱدْعُوا۟ رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُعْتَدِينَ
Artinya: “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas”.
Makna: Ayat ini memberikan petunjuk kepada kita tentang adab dan cara berdoa yang benar.
Dalam ayat tersebut, Allah Swt mengajarkan kita untuk berdoa dengan rendah hati dan penuh khusyuk.
Baca juga: 8 KUMPULAN DOA dari Surah Al-Baqarah: Ada Doa Sapu Jagat Hingga Doa Diringankan Beban Hidup
d. Al-A’raf ayat 151
رَبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِأَخِى وَأَدْخِلْنَا فِى رَحْمَتِكَ ۖ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang di antara para penyayang".
Makna: Ayat ini merupakan doa yang dipanjatkan oleh Nabi Musa a.s., kepada Allah Swt setelah beliau mengetahui bahwa kaumnya telah menyembah patung anak sapi.
Dalam do aini, Nabi Musa meminta ampun tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk saudaranya, Nabi Harun a.s.
e. Al-A’raf ayat 180
وَلِلَّهِ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ فَٱدْعُوهُ بِهَا ۖ وَذَرُوا۟ ٱلَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِىٓ أَسْمَٰٓئِهِۦ ۚ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Artinya: “Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan”.
Makna: Ayat ini mengajarkan kita untuk berdoa kepada Allah dengan menyebut asmaul husna (nama-nama Allah yang baik).
Dengan menyebut nama-nama Allah yang baik, doa kita akan lebih mudah dikabulkan.
f. Al-A’raf ayat 205
وَٱذْكُر رَّبَّكَ فِى نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ ٱلْجَهْرِ مِنَ ٱلْقَوْلِ بِٱلْغُدُوِّ وَٱلْءَاصَالِ وَلَا تَكُن مِّنَ ٱلْغَٰفِلِينَ
Artinya: “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”.
Makna: Ayat ini mengajarkan kita untuk berzikir dan berdoa kepada Allah secara terus-menerus, baik dalam hati maupun dengan suara yang pelan, terutama di waktu pagi dan sore hari.
Melalui pemahaman mendalam tentang doa-doa yang terkandung dalam surah Al-A’raf, semakin menyadari betapa pentingnya berdoa dalam kehidupan kita.
Doa bukan hanya sekadar permohonan, tetapi juga bentuk kedekatan kita dengan Allah Swt.
Dengan berdoa, kita akan merasa lebih tenang, lebih kuat, dan lebih dekat dengan Sang Pencipta. ( MG Maryam Andalib )
Baca juga: 10 Kumpulan Doa dalam Surah Ali Imran: Doa Terbaik untuk Kehidupan Sehari-hari
| Uji Publik Metode Ummi, Cara RQ Sabiqun Bil Khairat Jogja Buktikan Kualitas Hafalan Santri |
|
|---|
| Ratusan Ojol Doa Bersama di Sleman, Peringati Hari Kebangkitan Transportasi Online |
|
|---|
| Bupati Magelang Beri Apresiasi Para Santri Penghafal Alquran |
|
|---|
| Kumpulan Doa Mohon Ampunan untuk Keberkahan Malam Lailatul Qadar |
|
|---|
| Doa Buka Puasa Arab Latin dan Artinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Alquran1.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.