Masa Transisi, Anggota DPR RI Ini Minta Pemerintahan Baru Kembali ke Jalan Lurus
Anggota DPR RI, Riyanta, berharap momentum ini dimanfaatkan presiden terpilih untuk memetakan deretan persoalan bangsa yang harus dihadapi ke depan.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Indonesia mulai memasuki masa transisi dari pemerintahan presiden Joko Widodo menuju pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto.
Anggota DPR RI, Riyanta, berharap momentum ini dimanfaatkan presiden terpilih untuk memetakan deretan persoalan bangsa yang harus dihadapi ke depan.
"Setiap pemerintahan pasti ada kurang dan lebihnya. Sehingga, tugas pemerintahan yang baru, Prabowo-Gibran, untuk membereskan sisa-sisa persoalan bangsa dan negara," katanya, melalui keterangan tertulis, Minggu (22/9/2024).
Akan tetapi, ia menggarisbawahi, dalam melakukan upaya tersebut, pemerintah mendatang wajib kembali ke akar, serta menaati konstitusi.
Dalam artian, tetap mengedepankan etika dan harga diri, atau mikul dhuwur mendem jero, selaras dengan falsafah Jawa.
"Semua bidang kehidupan harus kembali ke jalan yang lurus. Sesuai dengan apa yang dicita-citakan pendahulu bangsa. Itu bukan hal yang mudah, perlu kerjasama, perlu kesadaran kolektif, menuju Indonesia Emas," cetusnya.
Baca juga: KPU Kota Yogyakarta Tetapkan 320.594 Daftar Pemilih Tetap untuk Pilkada 2024
Lebih lanjut, pihaknya melalui Gerakan Jalan Lurus, bakal melangsungkan agenda pagelaran wayang, di Yogyakarta, pada 28 September 2024.
Mengusung lakon, Tumuruning Wahyu Tri Bawono, ia hendak mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan Indonesia ke depan.
"Kami ingin mengajak warga mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, sekaligus memberi ucapan perpisahan kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin," cetusnya.
Dalam lakon tersebut, Riyanta menjelaskan, bakal disinggung soal pentingnya konsensus, atau rembug nasional, yang berujung pada rekonsiliasi.
Menurutnya, selaras dengan cita-cita para founding fathers Indonesia, kerukunan antar anak bangsa adalah mutlak dan tidak dapat ditawar.
"Pemilu dan Pilpres sudah selesai, sengketa hukum juga sudah inkrah. Bagaimanapun, Prabowo sebagai pemenangnya dan kita semua harus mendukung," pungkasnya. (*)
| Kunjungi Lapas, Anggota DPR RI Vita Ervina Dorong Pelayanan Publik Optimal, Modern dan Humanis |
|
|---|
| Kecelakaan KA Bangunkarta, DWS Prihatin Masih Tingginya Kecelakaan Perlintasan Sebidang Kereta |
|
|---|
| Dialog Penguatan Kapasitas HAM, Anggota DPR RI Vita Ervina Ajak Masyarakat Hidup Rukun dan Toleran |
|
|---|
| Profil Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR RI Fraksi Partai Gerindra |
|
|---|
| Pengamat Politik Soal Anggota DPR yang Dinonaktifkan Partai: Kalau Mau Serius Ya Diberhentikan! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Anggota-DPR-RI-Riyanta-2292024.jpg)