Olimpiade Paris 2024

PROFIL dan Biodata Rizki Juniansyah Atlet Angkat Besi Raih Medali Emas Olimpiade Paris 2024

Rizki Juniansyah merupakan atlet kelahiran Serang, 17 Juni 2003. Atlet berusia 21 tahun ini merupakan anak dari mantan atlet angkat besi Indonesia,

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
AFP/Miguel MEDINA via Tribunnews
PROFIL dan Biodata Rizki Juniansyah Altlet Angkat Besi Raih Medali Emas Olimpiade Paris 2024 

TRIBUNJOGJA.COM - Atlet angkat besi, Rizki Juniansyah berhasil menyumbang medali emas pada Olimpiade Paris 2024.

Bertanding di South Paris Arena 6 pada Kamis (8/8/2024) atau Jumat dini hari WIB, Rizki berhasil mencatat total angkatan 354 kg. 

Dengan mengenakan pakaian serba hitam dan sepatu yang nyentrik yang berbeda warna ungu dan oranye, atlet berusia 21 tahun ini tampil sangat percaya diri. 

RIzki Juniansyah keluar sebagai pemenang cabor angkat besi putra 73 kg dalam Olimpiade Paris 2024 usai mencatat total angkatan 354 kg dengan rincian 155 kg angkatan snatch dan 199 kg angkatan clean and jerk.

Awalnya, pada angkatan Snacth, Rizki memulai dengan 155 kilogram. Namun, dia gagal pada upaya pertama.

Berikutnya upaya kedua, atlet kelahiran 2003 tersebut tampil percaya diri setelah berhasil melakukan angkatan 155 kg. 

Baca juga: BIODATA dan Profil Veddriq Leonardo Atlet Panjat Tebing Peraih Medali Emas Olimpiade Paris 2024

Rizki kemudian mencoba Angkatan 162 kg pada upaya ketiga. 

Kala itu, Rizki berupaya melewati angkatan Shi Zhiyong dengan 161 kg pada upaya pertamanya. Namun, ia gagal menjalankan misinya. Alhasil Rizki mencatat angkatan snacth 155 kg. 



Momen Rizki Juniansyah Altlet Angkat Besi Raih Medali Emas di Olimpiade Paris 2024
Momen Rizki Juniansyah Altlet Angkat Besi Raih Medali Emas di Olimpiade Paris 2024 (AFP/Miguel MEDINA via Tribunnews)

Sementara, Si Zhiyong sempat berupaya untuk membukukan rekor dengan mengangkat 168 kg pada upaya ketiga.

Sayangnya, atlet asal China tersebut gagal sehingga dia harus puas dengan catatan angkatan 165 kg. 

Sejak saat itu, perolehan Rizki berada di urutan kedua dengan 155 kg. Dia berselisih 10 kg dari Shi Zhiyong yang berada di urutan pertama dengan angkatan 165 kg.

Pada clean & jerk, Rizki memulai dengan 191 kg. Dia lalu berhasil melakukan angkatan 191 kg. 

Salah satu pesaing Rizki, Shi Zhiyong gagal melakukan angkatan pada percobaan pertama, kedua, dan ketiga. 

Kegagalan Shi sempat disambut Bulgaria dengan bahagia. Saat ini, Andreev Bozhidar Dimitrov berada di urutan kedua dengan 344 poin, atau tertinggal dua angka dari Rizki di urutan pertama. 

Andreev akhirnya berhasil meraih medali perunggu. Rizki akhirnya berhasil meraih medali emas karena dia berhasil melakukan angkatan 199 kg pada upaya kedua. 

Keberhasilan tersebut membuat dia sekaligus mencatat rekor Olimpiade. Setelah berhasil melakukan angkatan, Rizki tampak menangis bahagia.

Pencapain Rizki cukup membanggakan karena dia mampu menyumbangkan medali emas kedua bagi Indonesia. 

Sebelumnya, emas pertama berhasil disumbakan oleh atlet panjat tebing, Veddriq Leonardo. 

PROFIL Rizki Juniansyah

Profil Rizki Juniansyah Altlet Angkat Besi Raih Medali Emas Olimpiade Paris 2024
Profil Rizki Juniansyah Altlet Angkat Besi Raih Medali Emas Olimpiade Paris 2024 (instagram.com/rjuniansyah_)

Rizki Juniansyah merupakan atlet kelahiran Serang, 17 Juni 2003. 

Atlet berusia 21 tahun ini merupakan anak dari mantan atlet angkat besi Indonesia, Muhammad Yasin yang pernah tiga kali tampil di SEA Games pada era 1983-1993.

Rupanya, darah atlet RIzki juga mengalir dari sang ibu Yeni Rohaeni, merupakan atlet angkat berat Provinsi Banten

Kedua kakaknya dan kakak iparnya pun menggeluti olahraga angkat besi sebagai atlet. Sejak kecil, Rizki dilatih oleh ayahnya di Sasana milik sang ayah. Ia berlatih sejak kelas 4 SD.

Menggeluti dunia angkat besi sejak kecil, Rizki Juniansyah meraih gelar pertamanya dengan merebut medali emas di Kejuaraan Nasional antar PPLP pada 2017. Gelar itu sukses dipertahankan di Kejurnas PPLP 2018.

Selain itu, ia telah meraih medali Pekan Olahraga Daerah (Popda), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 mewakili Banten.

Rizki Juniansyah adalah salah satu talenta terbaik Indonesia di arena angkat besi yang berlaga di Olimpiade 2024.

Rizki memastikan tiket ke Olimpiade Paris 2024 setelah menjadi juara pada ajang IWF World Cup 2024 di Phuket, Thailand, pada 4 April 2024.

Dalam ajang bergengsi tersebut Rizki sukses mencatatkan total angkatan 365 kilogram dengan perincian 164 kg di angkatan snatch dan 201 kg saat clean & jerk. 

Berat beban 201 kg pada saat clean & jerk bahkan membuat Rizki memecahkan rekor dunia.

Bukan sekali ini saja pemuda 20 tahun itu meraih medali dan memecahkan rekor dunia. Nama Rizki sudah kesohor sejak level junior dan kerap menjadi andalan Indonesia dalam olahraga angkat besi.

Tampil kali pertama mengenakan kostum berlambang garuda dan bertuliskan Indonesia pada 2019 di Kejuaraan Asian Youth Championship, Rizki menyumbang perak saat berlaga di kelas 67 kg.

Setahun berselang, Rizki naik ke kelas 73 kg. Berlaga di kelas baru pada Asian Junior Championship, Rizki belum bisa meraih medali.

Tak patah arang, setahun kemudian namanya mencuat dengan meraih emas di Kejuaraan Dunia Junior dengan meraih emas dan membukukan rekor dunia.

Rizki terbukti konsisten meraih prestasi dengan memborong medali dan membuat rekor di Islamic Solidarity Games 2021.

Rizki yang menjajal kelas 81kg di ajang SEA Games 2021 juga terbukti bisa menyumbang medali perak.

Pada 2022 Rizki pun rutin menyabet emas dan mencatat rekor di berbagai kejuaraan bergengsi. Tak hanya di kejuaraan junior seperti Asian Junior Championship dan Junior World Championship, di level senior macam Asian Championship dan World Championship Rizki kembali unjuk gigi dengan torehan emas yang membanggakan.

Dalam dua kejuaraan junior pada 2022, Rizki juga kembali mencatatkan rekor yakni angkatan snatch seberat 157 kg di Asian Junior Championship dan angkatan snatch seberat 156 kg di Junior World Championship.

Hanya saja Rizki sempat mengalami kegagalan di angkatan clean & jerk dalam Kejuaraan Asia 2022 dan gagal menyumbang medali.

Catatan angkatan Rizki pun selalu melonjak dari tahun ke tahun. 

Total angkatan 365 kg yang dibukukan di Kejuaraan Dunia Angkat Besi atau IWF World Cup kemarin jauh melampaui catatan 347 kg yang dibukukan pada akhir 2022 di Kejuaraan Dunia.

BIODATA Rizki Juniansyah

Biodata Rizki Juniansyah Altlet Angkat Besi Raih Medali Emas Olimpiade Paris 2024
Biodata Rizki Juniansyah Altlet Angkat Besi Raih Medali Emas Olimpiade Paris 2024 (instagram.com/rjuniansyah_)

Nama lengkap : Rizki Juniansyah

Tempat Lahir : Serang, Banten

Tanggal Lahir: 17 Juni 2003 (21 Tahun)

Instagram: @rjuniansyah_

Cabor: Angkat Besi

Kelas Berat: 73 kg

Prestasi Rizki Juniansyah

Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah, saat tampil di Olimpiade Paris 2024.
Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah, saat tampil di Olimpiade Paris 2024. (NOC via Kompas.com)

Internasional kelas Senior

  • 1 medali emas Olimpiade Paris 2024
  • 1 medali emas (Snatch) dan 2 medali perak (Clean & Jerk, Total) kelas Men's 73 kg di Kejuaraan Dunia 2022 Bogotá
  • 2 medali emas (Clean & Jerk, Total) dan 1 medali perak (Snatch) kelas Men's 73 kg di Piala Dunia 2024 Phuket
  • 1 medali emas (Snatch) kelas Men's 73 kg di IWF Grand Prix 1 2023 Havana
  • 3 medali perak (Snatch, Clean & Jerk, Total) kelas Men's 73 kg di Asian Championships 2024 Tashkent
  • 1 medali emas (Snatch) kelas Men's 73 kg di Asian Championships 2022 Manama
  • 3 medali emas (Snatch, Clean & Jerk, Total) kelas Men's 73 kg di Islamic Solidarity Games 2021 Konya
  • 1 medali emas (Total) dan 3 rekor baru di kelas Men's 73 kg SEA Games 2023 Kamboja
  • 1 medali perak (Total) kelas Men's 81 kg di SEA Games 2021 Vietnam

Internasional kelas Junior

  • 3 medali emas (Snatch, Clean & Jerk, Total) kelas Men's 73 kg di Kejuaraan Dunia Junior 2022 Heraklion
  • 3 medali emas (Snatch, Clean & Jerk, Total) kelas Men's 73 kg di Kejuaraan Dunia Junior 2021 Tashkent
  • 3 medali emas (Snatch, Clean & Jerk, Total) kelas Men's 73 kg di Asian Youth & Junior Championships 2022 Tashkent (kategori Junior)

Internasional kelas Remaja (Youth)

  • 3 medali emas (Snatch, Clean & Jerk, Total) kelas Men's 73 kg di IWF Online Youth World Cup 2020
  • Penghargaan "The Best Lifter" pada ajang IWF Online Youth World Cup 2020
  • 3 medali perak (Snatch, Clean & Jerk, Total) kelas Men's 67 kg di Asian Youth & Junior Championships 2019 Pyongyang (kategori Youth)
  • 2 medali perak kelas Men's 62 kg di EGAT Princess' Cups International Weightlifting Championships Thailand 2018

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved