Tips Kesehatan

Efek Terlalu Banyak Rebahan: Mengapa Penting untuk Bergerak

Rebahan atau berbaring dianggap sebagai cara terbaik untuk beristirahat dan melepaskan penat. Namun, terlalu banyak rebahan juga memiliki dampak buruk

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
kompas
dampak rebahan 

TRIBUNJOGJA.COM - Rebahan atau berbaring untuk waktu yang lama sering kali dianggap sebagai cara terbaik untuk beristirahat dan melepaskan penat. 

Namun, terlalu banyak rebahan juga bisa membawa dampak negatif bagi kesehatan tubuh maupun mental kita. 

Efek Negatif Terlalu Banyak Rebahan

1. Penurunan Kesehatan Fisik

Ilustrasi Punggung  terasa nyeri
Ilustrasi Punggung terasa nyeri (horillaz via kompas.com)

Kelemahan Otot: Ketika kita terlalu sering berbaring, otot-otot tubuh tidak digunakan secara maksimal, yang dapat menyebabkan kelemahan otot dan penurunan massa otot.

Peningkatan Risiko Penyakit: Kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko penyakit seperti obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup sedentari berhubungan erat dengan berbagai penyakit kronis.

Gangguan Sistem Peredaran Darah: Terlalu banyak rebahan bisa menyebabkan aliran darah menjadi kurang lancar, meningkatkan risiko pembekuan darah, terutama di kaki.

2. Dampak pada Kesehatan Mental

ukat.co.uk, Kenali perbedaan dan ciri-ciri stress dan depresi
ukat.co.uk, Kenali perbedaan dan ciri-ciri stress dan depresi (ukat.co.uk)

Kecemasan dan Depresi: Gaya hidup yang terlalu pasif dapat memicu perasaan cemas dan depresi.

Aktivitas fisik membantu melepaskan endorfin, hormon yang dapat meningkatkan mood.

Penurunan Fungsi Kognitif: Kurangnya aktivitas fisik dapat berdampak negatif pada fungsi otak, termasuk kemampuan memori dan konsentrasi. 

3. Gangguan Tidur

TIDUR SIANG: Khasiat, Durasi dan Cara Agar Bisa Tidur Berkualitas
TIDUR SIANG: Khasiat, Durasi dan Cara Agar Bisa Tidur Berkualitas (ist)

Insomnia: Terlalu banyak tidur siang atau berbaring sepanjang hari dapat mengganggu pola tidur malam, menyebabkan insomnia atau gangguan tidur lainnya.

Kualitas Tidur yang Buruk: Berbaring terlalu lama dapat membuat tubuh tidak merasa lelah pada malam hari, sehingga kualitas tidur menjadi buruk.

Berikut adala beberapa tips yang dapat diterapkan untuk mengurangi waktu rebahan:

1. Rutin Berolahraga
Lakukan olahraga ringan hingga sedang seperti berjalan kaki, bersepeda, atau yoga selama setidaknya 30 menit setiap hari.

Ini dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

2. Aktivitas di Rumah
Selingi aktivitas di rumah dengan bergerak.

Misalnya, berdiri dan berjalan-jalan setiap 30 menit saat menonton TV atau bekerja di depan komputer.

3. Menjaga Pola Tidur
Cobalah untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari untuk membentuk pola tidur yang sehat.

Hindari tidur siang yang terlalu lama agar tidak mengganggu tidur malam.

4. Mencari Hobi Baru
Temukan hobi yang melibatkan aktivitas fisik, seperti berkebun, bersepeda, atau bahkan sekadar berjalan-jalan di taman.

5. Tetap Terhubung dengan Orang Lain
Interaksi sosial dapat membantu mengurangi perasaan kesepian dan depresi.

Cobalah untuk sering bertemu teman atau keluarga, baik secara langsung maupun virtual.

Meskipun rebahan dapat menjadi cara yang baik untuk beristirahat, terlalu banyak melakukannya dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental kita. 

Penting untuk menjaga keseimbangan antara istirahat dan aktivitas fisik untuk memastikan tubuh dan pikiran tetap sehat. 

Dengan melakukan perubahan kecil dalam gaya hidup sehari-hari, kita dapat mengurangi efek negatif dari terlalu banyak rebahan dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. (MG. Saffanah Rafiul Millah)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved