Lirik dan Terjemahan Lagu Autumn - NIKI

Berikut lirik dan terjemahan serta makna mendalam dari Lagu Autumn yang dinyanyikan NIKI

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
NIKI Official YouTube
Lirik lagu dan terjemahan bahasa Indonesia Backburner - NIKI 
- Transpose +

Lagu 'Autumn' yang dinyanyikan oleh NIKI dirilis pada Agustus 2022, di album 'Nicole.

Judul 'Autumn' sendiri merupakan sebuah metaforis dari musim gugur terhadap suatu hubungan.

Autumn menceritakan tentang sebuah kisah perjalanan hubungan yang emosional.

Dalam hubungan tersebut, digambarkan bagaimana rasanya bertahan dalam suatu hubungan dengan seseorang yang terasa menjauh.

Juga hubungan yang sudah memberikan rasa sakit hati terlalu banyak.

Lagu ini cocok untuk didengar saat Anda merasa sedang menghadapi terlalu banyak perubahan di dalam hubungan Anda.

 

Berikut adalah lirik dan terjemahan dari lagu Niki yang berjudul 'Autumn'.

I carved my name into your ribcage

Aku mengukir namaku ke tulang rusukmu

We talked of lands away from this cage

Kita berbicara pergi jauh dari kurungan ini

You said, "Don't fret love

Kamu berkata, “Jangan khawatir, sayang”,

Someday I'll be my own man, I'll be free"

“Suatu hari nanti aku akan menjadi diriku sendiri, aku akan bebas”.

Oh, but darling, did you mean

Oh, tapi sayang, apa maksudmu

Darling, did you mean free from me?

Apakah maksudmu bebas dariku, sayang?

 

You promised home

Kamu menjanjikan rumah

The kind I'd never known, oh-oh, oh-ooh-oh

Jenis rumah yang tak pernah aku tahu, oh-oh, oh-ooh-oh


But here we are, skin and flesh and beating hearts, and

Tapi di sinilah kita, kedekatan kita, dan

I'm wondering what the hell I'm doing wrong

Aku bertanya-tanya apa salahku 

You said, "Let's make ourselves our very own brigade

Kamu berkata, “Mari kita buat brigade kita sendiri,

This love, our shield, our blade"

Cinta ini, perisai kita, pedang kita”

Oh, but darling, do you see the cuts from which I bleed?

Oh, tapi sayang, apakah kamu melihat luka yang membuatku berdarah?

It's me you've slain

Akulah yang telah kamu bunuh

 

I didn't obliteratе these walls for you to come and raid my homе

Aku tidak melenyapkan dinding-dinding ini hanya untuk kamu serang

And here you are, right next to me

Dan kamu di sini, di sampingku

Ironically, I've never felt more alone

Ironisnya, Aku tidak pernah merasa lebih sendirian lagi

 

I fell for you, faster than I fell apart (Hmm)

Aku jatuh cinta kepadamu, lebih cepat daripada aku menjauhimu

And I guess I'm the one to blame

Dan ku rasa, akulah yang harus disalahkan

For letting myself fall too hard

Karena membiarkan diriku jatuh terlalu keras


I ripped my heart out, and put it in your hands

Aku merobek hatiku dan menaruhnya di tanganmu

In hope that we'd put up a fight (Hmm)

Dengan harapan kita akan berusaha

How paradoxical, since now

Betapa berlawanannya, saat ini

All I can think about is when will we stop trying (Ooh, ooh, ooh)

Yang aku dapat pikirkan hanya kapan kita akan berhenti berusaha untuk bersama

 

Ooh, ooh, ooh

How do we stay afloat?

Bagaimana caranya agar kita tetap bersama?

When do I let go?

Kapan aku harus membiarkanmu pergi?

All you do is blindside me, it's hard to be brave

Yang kamu lakukan hanya membutakanku, sulit rasanya untuk berani

But when the night cuts into the day, it's your love I crave

Tetapi di saat malam berubah menjadi siang, aku hanya ingin cintamu


I must've thanked my lucky stars too much

Aku harus berterima kasih banyak kepada bintang keberuntunganku

They left me sitting in too much dust (Hmm, oh-oh)

Mereka meninggalkanku terduduk dengan terlalu banyak kenangan

You know all my dreams, you were one, so it seemed

Kamu tahu semua mimpiku, kamu salah satunya

And I love you but with you, it's heartache I breathe

Dan aku mencintaimu tapi denganmu, aku hanya merasakan sakit hati

You gave it your all, just with everything you took from me

Kamu memberikan semuanya hanya dari apa yang kamu ambil dariku

 

Oh, my love

Oh, sayangku

Is this the end for us?

Apakah ini akhir bagi kita?

Maybe we've had enough

Mungkin kita sudah cukup
(MG Nadya Sabila Hapsari)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved