Berita Sleman Hari Ini

Sleman Bersiap Sambut Wisatawan Libur Sekolah 

Menyambut libur panjang Iduladha 2024 dan liburan anak sekolah, ada destinasi wisata prioritas yang menjadi andalan.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM/Ahmad Syarifudin
Taman wisata tebing Breksi di Prambanan 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan sejumlah persiapan menyambut liburan di pertengahan tahun.

Pentas kesenian di siapkan di wisata Kaliurang.

Di samping itu, pemerintah juga melakukan antisipasi kecelakaan lalulintas dengan melakukan pemeriksaan armada bus wisata.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman Ishadi Zayid mengatakan, menyambut libur panjang Iduladha 2024 dan liburan anak sekolah, ada destinasi wisata prioritas yang menjadi andalan.

Yaitu wisata Kaliurang, Taman wisata Candi Prambanan, Taman Wisata Breksi dan Obelix Hills.

Untuk menambah daya tarik kunjungan, pihaknya berencana menggelar pentas kesenian. 

"Nanti di tanggal 23 (Juni) ada pentas campursari di Kawasan Tlogoputri, Kaliurang menyambut libur sekolah," kata Ishadi, Sabtu (15/6/2024). 

Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan juga melakukan antisipasi kecelakaan lalulintas di masa liburan.

Baca juga: Festival Langen Carita Digelar Meriah di Lapangan Pemda Sleman 

Mengingat, angka kecelakaan di Sleman terbilang cukup tinggi.

Dishub mencatat, angka kecelakaan dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2019-2023) tertinggi terjadi di tahun 2022 dengan jumlah 2.571 kejadian.

Angka tersebut kemudian turun menjadi 1.851 kejadian di tahun 2023. 

Antisipasi kecelakaan ini dilakukan dengan pemeriksaan kendaraan atau ramp check terhadap bus pariwisata Study Tour yang berangkat maupun datang ke Kabupaten Sleman .

Pemeriksaan kendaraan juga menyasar armada Jip wisata di kawasan Kaliurang dan Breksi. 

Kabid Keselamatan Lalulintas Dinas Perhubungan Sleman , Marjanto mengatakan pemeriksaan jip wisata maupun armada bus study tour dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan.

Sebab, faktor kecelakaan di jalan raya tidak hanya disebabkan oleh faktor pengemudi maupun kontur jalan saja.

Tapi seringkali disebabkan juga faktor kendaraan.

"Pemeriksaan jip maupun bus fasilitas sekolah, tetap terus kami laksanakan sebagai upaya untuk menuju peningkatan keselamatan," katanya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved