Liga Europa

Leverkusen vs Roma: De Rossi Terinspirasi Comeback di Barcelona 2018

Jadwal Liga Europa malam ini akan menampilkan Bayern Leverkusen vs Roma di BayArena, Jumat (10/5/2024) pukul 02.00 WIB.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Gabriele Masotti / NurPhoto / NurPhoto melalui AFP
Pelatih baru Roma, Daniele De Rossi 

TRIBUNJOGJA.COM - Daniele De Rossi memastikan bahwa ia akan mengambil inspirasi dari kebangkitan luar biasa Roma melawan Barcelona di Liga Champions pada tahun 2018.

Jadwal Liga Europa malam ini akan menampilkan Bayer Leverkusen vs Roma di BayArena, Jumat (10/5/2024) pukul 02.00 WIB.

Giallorossi berusaha membalikkan ketertinggalan 2-0 melawan Bayer Leverkusen yang tidak terkalahkan di Liga Europa.

Roma tertinggal dua gol dari Jerman setelah leg pertama di Leverkusen Jumat lalu.

Sebagai informasi, Roma bukanlah klub asing dalam hal mencapai prestasi luar biasa di kompetisi Eropa.

Alessandro Florenzi merayakan keberhasilan saar Roma vs Barcelona di perempat final Liga Champions 2017-2018 di Stadio Olimpico, Roma, Italia, pada 10 April 2018.
Alessandro Florenzi merayakan keberhasilan saat Roma vs Barcelona di perempat final Liga Champions 2017-2018 di Stadio Olimpico, Roma, Italia, pada 10 April 2018. (FILIPPO MONTEFORTE / AFP)

Mereka bangkit dari kekalahan 4-1 melawan Barcelona di perempat final Liga Champions enam tahun lalu.

Ketika itu, De Rossi masih bermain, untuk mencatatkan kemenangan 3-0 di Stadio Olimpico, yang cukup bagi Roma untuk lewat unggul gol tandang.

Sang pelatih menyinggung hal tersebut malam itu selama konferensi pers pra-pertandingan pada hari Rabu, mengungkapkan bahwa ia kemungkinan akan memberikan pembicaraan tim pra-pertandingan serupa kepada para pemainnya pada hari Kamis.

Apa yang De Rossi rencanakan untuk sampaikan kepada para pemain Roma-nya

“Saya tidak tahu apa yang akan saya katakan, mungkin sesuatu yang tidak disengaja. Saat melawan Barcelona, saya mengatakan bahwa saya mempercayai grup tersebut, dan besok, saya pasti akan mengatakan hal yang sama lagi,” ujarnya, dilansir via TMW.

“Saya tahu bahwa saya dapat memercayai mereka dan kami dapat mencoba mengatasi sedikit kekecewaan. Saat itu kami sangat terkutuk, situasinya berbeda.

“Banyak hal yang membuat saya berpikir bahwa kami dapat menciptakan kembali atmosfer tersebut dan mencoba memanfaatkannya untuk keuntungan kami.”

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved