Ramadan 2024

Mutiara Ramadan: Melestarikan Spirit Ramadan

Tanda diterimanya amal Ramadan seseorang adalah dimudahkannya untuk senantiasa beribadah di bulan-bulan berikutnya.

Tayang:
Editor: ribut raharjo
Istimewa
Dr H Masmin Afif MAg, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY 

Oleh: Dr H Masmin Afif MAg, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY

TRIBUNJOGJA.COM - Tanda diterimanya amal Ramadan seseorang adalah dimudahkannya untuk senantiasa beribadah di bulan-bulan berikutnya.

Salah satunya adalah kemudahan melaksanakan ibadah puasa sunah enam hari di bulan Syawal.

Banyak sekali fadhilah yang akan kita peroleh jika mau dan mampu melaksanakan ibadah puasa sunnah ini. Pertama, ia akan memperoleh pahala senilai satu tahun puasa.

Rasulullah SAW pernah menjelaskan bahwa seseorang yang melakukan puasa enam hari di bulan Syawal setelah menjalankan puasa satu bulan di bulan Ramadan, akan mendapatkan pahala seolah-olah ia telah berpuasa selama satu tahun.

Hal ini terdapat dalam salah satu hadis beliau: “Barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh. (HR Muslim).

Kedua, ibadah puasa Syawal juga dapat menyempurnakan ibadah fardu. Seperti halnya salat sunah rawatib (qabliyah dan ba’diyah) yang dapat menjadi penyempurna bagi salat fardu. Begitu pula dengan puasa sunah Syawal yang dapat menjadi penyempurna bagi puasa Ramadan.

Ketiga, dengan melakukan puasa sunah Syawal berarti ia wujudkan tanda syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT selama bulan Ramadan.

Nikmat tersebut dapat berupa kesempatan untuk melakukan berbagai ibadah yang hanya bisa dilakukan di bulan Ramadan, ataupun ampunan yang dijanjikan kepada orang yang beribadah di bulan tersebut.

Rasulullah SAW bersabda:“Barang siapa yang melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan dengan keimanan dan mengharapkan pahala dan rida Allah, maka dosa-dosanya yang telah lewat akan diampuni. (HR Bukhari dan Muslim)

Fadhilah keempat, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Karena melalui puasa ini, seseorang akan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjalankan perintah-Nya dengan lebih baik.

Semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang dipermudah menjalankan ibadah puasa sunah enam hari di bulan Syawal sebagai spirit melestarikan Ramadan. Sehingga kita benar-benar dimasukkan golongan la’allakum tattaqun, orang-orang yang bertakwa.

Selamat Idulfitri 1445 H, Selamat menjalankan ibadah puasa sunah enam hari di bulan Syawal. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved