Serie A
INTER MILAN: Buntut Performa Ciamik Yann Bisseck, Harganya Melambung Tinggi
Harga Bek Yann Bisseck telah melambung setidaknya tiga kali lipat setelah penampilannya di musim pertamanya di Inter Milan.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Harga Bek Yann Bisseck telah melambung setidaknya tiga kali lipat setelah penampilannya di musim pertamanya di Inter Milan.
Ketika mengontrak Bisseck musim panas lalu, Inter Milan memboyongnya dengan biaya yang cukup murah yaitu €7 juta.
Menurut Tuttosport via FCInterNews, itu masih merupakan investasi besar mengingat Bisseck baru benar-benar bersinar di liga utama Denmark.
Pasalnya, tidak pernah ada pernah kepastian bahwa dia mampu beradaptasi secara cepat dan berkembang di Liga Italia Serie A.
Namun nilai transfernya ternyata jauh lebih kecil dari apa yang harus dibayar Inter Milan untuk mendapatkan bek tengah yang lebih mapan.
Bandingkan angka tersebut dengan, misalnya, hampir €40 juta yang dikeluarkan Inter Milan untuk mendatangkan Benjamin Pavard yang berusia 27 tahun ke San Siro dari Bayern Munchen.
Naik harga
Dalam empat belas pertandingan pertama musim ini, catatan Tuttosport, Bisseck tidak berbuat banyak untuk menunjukkan bahwa harganya akan naik.
Pemain Jerman itu hanya bermain total dua belas menit dalam tiga penampilan cameo dari bangku cadangan.
Namun di penghujung musim gugur, Bisseck mulai mendapatkan peluangnya.
Pemain berusia 23 tahun ini mencatatkan dua penampilan pertamanya sebagai starter untuk Inter Milan di Liga Champions.
Ini jauh dari penampilan yang sempurna karena beberapa kegelisahan yang dapat dimengerti dan kurangnya polesan terlihat jelas.
Tapi Bisseck yakin. Dia tampak seperti pemain yang menghabiskan bulan-bulan pertamanya di Inter Milan, berlatih dengan tenang di luar pusat perhatian untuk mengembangkan taktik dan beradaptasi.
Dan itu berguna di bulan Desember. Krisis cedera di lini pertahanan membuat pelatih Inter Milan Simone Inzaghi mau tidak mau harus memainkan Bisseck.
Pemain Jerman itu mencatatkan menjadi starterdi Serie A pada akhir Desember.
Ini terbukti lebih mengesankan dibandingkan penampilannya di Liga Champions.
Meskipun usianya dan relatif kurangnya pengalaman tingkat atas, Bisseck menunjukkan ketenangan yang nyata selain kualitas fisik dan teknisnya sebagai seorang bek.
Dan pemain berusia 23 tahun ini juga mencetak gol pertamanya untuk Inter Milan saat melawan Lecce pada bulan Desember.
Urutan start tersebut memastikan Inter Milan mempertahankan Bisseck.
Klub seperti Frosinone dan Torino tertarik untuk merekrut bek tersebut pada bulan Januari.
Klub-klub itu mungkin bisa menawarkan Bisseck lebih banyak waktu bermain, mungkin.
Namun pemain berusia 23 tahun itu terbukti berada dalam jalur yang tepat di Inter Milan.
Kembalinya Pavard berarti bahwa sejauh ini pada tahun 2024, Bisseck tidak menjadi starter reguler.
Namun pemain Jerman itu mendapatkan peluangnya saat melawan Bologna.
Pada laga tersebut, kualitas Bisseck terlihat sepenuhnya.
Momen paling menarik adalah gol pemain berusia 23 tahun tersebut, namun yang tak kalah mengesankan adalah penampilan bertahannya yang membantu Inter meraih clean sheet.
Sekarang, ada perasaan bahwa Bisseck tidak akan pergi kemana-mana dalam waktu dekat. Dia mendapat tempatnya dalam rotasi di sektor pertahanan Inter Milan.
Namun jika saja Nerazzurri melepas pemain Jerman itu, setidaknya, banderolnya kini akan mencapai €20 juta.
Inzaghi soal Bisseck
Sebelumnya, pelatih Inter Milan Simone Inzaghi mengakui, bek Yann Bisseck pantas mendapatkan waktu bermain berkat kerja kerasnya dalam latihan.
Ia memuji pemain internasional Jerman berusia 23 tahun itu atas gol dan performa solidnya.
Inter Milan meraih 10 kemenangan berturut-turut di Serie A saat bertandang ke Bologna kemarin malam.
Dan bek Bisseck memiliki peran besar dalam hasil tersebut.
Pemain Jerman itu menjadi starter di Stadio Renato Dall’Ara.
Bisseck tidak selalu menemukan waktu bermain mudah didapat dalam beberapa pekan terakhir.
Besarnya kedalaman barisan pertahanan dalam skuad Inter Milan telah membuktikan hal tersebut.
Namun bek muda itu diberi kesempatan untuk bersinar kemarin malam.
Dan itulah yang dilakukan Bisseck.
Pemain berusia 23 tahun ini tidak hanya tampil impresif dalam bertahan, namun ia juga membantu Inter Milan kembali mencatatkan clean sheet di Serie A melawan serangan Bologna yang tangguh.
Bisseck juga maju dengan cara yang mengesankan.
Dan bek Inter ini mendapat ganjaran atas ambisi menyerangnya. Dia menyundul umpan silang Alessandro Bastoni untuk mencetak gol kemenangan Inter Milan.
Inzaghi puji Bisseck
Inzaghi kemudian tidak segan-segan melontarkan pujian untuk Bisseck.
“Dia pantas mendapatkan semua itu atas kerja kerasnya setiap hari di Appiano (Gentile, tempat latihan Inter Milan),” katanya.
“Dia adalah seorang pemuda yang berkembang dengan sangat baik,” lanjut pelatih Inter Milan.
“Dia berlatih dengan sangat baik setiap hari, dan itulah yang harus terus dia lakukan.”
“Kami beruntung memiliki pemain seperti itu, dan kami sangat senang memiliki dia,” tambah Inzaghi.
| AC Milan: 3 Skenario Bisa Terjadi Setelah Kekacauan di Level Pimpinan Klub |
|
|---|
| AC Milan: Paolo Maldini Harus Kembali |
|
|---|
| AC Milan: Inilah Pengganti Luka Modric yang Cedera hingga Akhir Musim |
|
|---|
| AC Milan: Akhir Getir Musim Luka Modric |
|
|---|
| AC Milan 0-0 Juventus: Allegri Bicara Paceklik Gol Pulisic dan Inkonsistensi Leao |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Yann-Aurel-Bisseck-vs-Remo-Freuler-di-Liga-Italia-Serie-A-antara-Bologna-vs-Inter-Milan.jpg)