Selama Ramadan Atlet Puslatda PON Tetap Berlatih, KONI DIY Ingatkan Hal Ini

Ketua umum KONI DIY meminta kepada atlet Puslatda untuk memperhatikan kondisi fisik dan mengatur beban latihan selama bulan puasa

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja.com/Almurfi Syofyan
Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto saat ditemui di Hotel UNY, Sabtu (2/3/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ratusan atlet Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tergabung dalam program pemusatan latihan daerah (Puslatda) pekan olahraga nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 tetap menjalani latihan selama bulan ramadan.

Meski tetap berlatih, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, Djoko Pekik Irianto, menyampaikan agar para atlet tetap memperhatikan kondisi fisik dan mengatur beban latihan sesuai program yang ada.

"Selama berpuasa Puslatda PON tetap berjalan dan atlet tetap berlatih dengan penyesuaian," ujarnya Djoko Pekik Irianto pada wartawan, Minggu (10/3/2024)

Menurut guru besar gizi olahraga itu, pada puasa di minggu pertama para atlet Puslatda PON DIY diminta untuk mengurangi intensitas dan volume latihan.

Namun, pada minggu kedua dan seterusnya, latihan sudah bisa dilakukan seperti hari-hari biasa.

"Kita juga dorong untuk atlet menggeser waktu latihan yang biasa jadwal latihan pagi - sore , bisa digeser sore  dan malam," imbuhnya.

Baca juga: Soal Sanksi Tiga 3 Laga bagi Hamisi, Pelatih PSS Sleman Bilang Begini

Kemudian, pria yang pernah menjabat sebagai Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI tersebut, juga meminta para atlet Puslatda untuk mengurangi latihan di tempat panas matahari.

"Selama berpuasa tetap menjaga asupan makanan bergizi yang cukup baik kuantitas maupun kualitas," jelasnya.

Ia mengakui, para atlet tetap bisa makan tiga kali saat berpuasa secara proporsional.

"Jadwal makan saat buka puasa (magrib ) kemudian makan malam sekitar pukul 20.00- 21.00 dan sahur secara proporsional.

Meski begitu, ia juga meminta agar atlet mengurangi makanan pedas dan gorengan baik saat buka puasa maupun sahur.

"Tetap minum cukup pada malam hari, kurangi minuman terlalu manis dan hindari kopi terutama saat sahur dan pastikan selalu mengkonsumsi buah segar dan sayuran, Jika diperlukan bisa menambahkan suplemen," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved