HOAX! YLKI Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol

YLKI juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mempercayai adanya informasi soal YLKI yang disebut bisa membantu melunasi utang pinjol

Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
Kominfo RI
Konten hoax YLKI Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol 

TRIBUNJOGJA.COM - Beredar sebuah pesan berantai di platform WhatsApp berisi informasi yang menyebut bahwa Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bisa membantu masyarakat melunasi utang di pinjaman online (pinjol).

“YLKI menawarkan program bantuan pelunasan utang pinjol dengan bunga rendah sebar 1,5 persen per bulan. Persyaratan untuk mendapatkan bantuan dari YLKI adalah sebagai berikut: memiliki KTP dan KK, memiliki bukti utang pinjol, memiliki penghasilan tetap”

Faktanya, melalui laman situs resmi ylki.or.id, Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoax.

“Terkait narasi tersebut, YLKI tandaskan bahwa itu jelas berita bohong (hoax) kelas berat, alias berita ngawur. Bahkan kami menduga ini merupakan fitnah yang sengaja diposting oleh pihak pihak tertentu, karena selama ini YLKI sangat keras terhadap fenomena pinjol, khususnya pinjol ilegal,” ujarnya.

Baca juga: HOAX! Mahfud MD dan FBI Ungkap Kasus Korupsi di Istana Kepresidenan

Dijelaskan pula, beberapa tahun terakhir, YLKI sering menerima pertanyaan/permintaan dari banyak orang, bahwa YLKI adalah lembaga yang bisa membantu pelunasan utang pinjol pada para korban pinjol, yang tidak mampu melunasi utang pinjolnya.

Atas pertanyaan dan pernyataan itu, tentu saja jawabannya “tidak”.

YLKI juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mempercayai adanya informasi soal YLKI yang disebut bisa membantu melunasi utang pinjaman online (pinjol).

Adapun Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika mendapatkan informasi yang dapat dimanipulasi atau diselewengkan.

Kominfo pun turut mengimbau agar masyarakat selalu merujuk sumber-sumber tepercaya seperti situs pemerintah dan/atau media yang kredibel.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved