Puisi Ahda Imran
Puisi Pemandangan Ahda Imran: Hari-hari semakin buruk Orang-orang berjalan sambil memegang kepala
Puisi Pemandangan Ahda Imran: Hari-hari semakin buruk Orang-orang berjalan sambil memegang kepala
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
Puisi Pemandangan Ahda Imran
Hari-hari semakin buruk. Orang-orang berjalan
sambil memegang kepala mereka agar tak lepas
Pepohonan berhenti menyimpan angin dan daun
Pepohonan yang berbuah begitu saja, retak seperti
telur menetas; mengeluarkan gumam dan bisik-bisik
Menggema dan bergulung-gulung di udara. Ludah
membuat semua jalan jadi basah. Di permukaannya
tampak langit biru dan bidadari
============================================
Hari-hari semakin buruk. Orang-orang berjalan
sambil memegang kepala mereka agar tak lepas
Pepohonan berhenti menyimpan angin dan daun
Pepohonan yang berbuah begitu saja, retak seperti
telur menetas; mengeluarkan gumam dan bisik-bisik
Menggema dan bergulung-gulung di udara. Ludah
membuat semua jalan jadi basah. Di permukaannya
tampak langit biru dan bidadari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Para-peserta-Festival-Sastra-Yogya-2023-menjukkan.jpg)