Rangkuman Pengetahuan Umum

Fiksi dan Nonfiksi: Pengertian dan Ciri-cirinya

Karya fiksi dan nonfiksi tentunya memiliki perbedaan. Karya fiksi bersifat tidak nyata. Dan karya non fiksi bersifat nyata.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
ist
Fiksi dan Nonfiksi: Pengertian dan Ciri Cirinya! 
Fiksi dan Non Fiksi: Pengertian dan Ciri Cirinya!
Fiksi dan Non Fiksi: Pengertian dan Ciri Cirinya! (HO / TRIBUN)

TRIBUNJOGJA.COM- Karya fiksi dan karya Nonfiksi dapat kita jumpai dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Karya fiksi dan Nonfiksi tentunya memiliki perbedaan.

Karya fiksi bersifat tidak nyata.

Dan karya Nonfiksi bersifat nyata.

Pengertian Fiksi dan Nonfiksi

Fiksi

Fiksi merupakan sebuah karya satra yang berisi cerita yang didasari oleh imajinasi yang tidak nyata.

Cerita fiksi ditulis untuk dinikmati para pembacanya dan ditulis berdasarkan imajinasi sang pengarangnya.

Dalam cerita fiksi, biasanya menceritakan masalah kehidupan dengan sesame manusia, dengan lingkungan, dengan diri sendiri, bahkan dengan Tuhan.

Meskipun bersifat tidak nyata, namun cerita fiksi tetap menyajikan latar dan suasana yang nyata.

Cerita fiksi biasanya dapat kita temukan dalam bentuk novel fiksi, komik, dongeng, cerpen, hikayat, dan fable.

Cerita fiksi mempunyai ciri-ciri dibawah ini:

1.      Bersifat tidak nyata atau ditulis sesuai dengan imajinasi penulis

2.      Didalam cerita fiksi terdapat kebenaran yang relative dan tidak mutlak

3.      Menggunakan Bahasa yag bersifat konotatif da bukan sebenarnya

4.      Tidak terdapat sistematika baku didalamnya

5.      Cerita fiksi menyasar emosi dan perasaan dari pembaca.

Baca juga: 5 Rekomendasi Film Fiksi untuk Mencintai Diri Sendiri

Nonfiksi

Nonfiksi merupakan sebuah karya sastra yang berisi cerita yang bersifat fakta atau persitiwa yang benar-benar terjadi.

Karya Nonfiksi juga diartikan teks yang isinya bersifat faktual, karena berasal dari fakta terjadi secara nyata didalam kehidupan.

Karya Nonfiksi biasanya dapat kita temukan pada surat kabar atau majalah.

Misal, jurnal sejarah, karya ilmiah, pidato, esai, buku pelajaran, dan biografi.

Cerita Nonfiksi mempunyai ciri-ciri dibawah ini:

1.      Bersifat aktual atau realita

2.      Didalam isinya didasarkan pada data dan kajian ilmuwan

3.      Teksnya berbentuk tulisan ilmiah, laporan, atau artikel

4.      Isinya harus bersifat objektif dan dapat menarik pembaca untuk berpendapat.

 

(MG- Sheila Rismanda)

 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved