Pemkab Magelang Targetkan Tekan Angka Stunting Hingga 14 Persen

Percepatan penurunan stunting sangat penting mengingat pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan Generasi Emas pada 2045

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kabupaten Magelang 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Roadshow Sosialisasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting dalam rangka Peringatan Hari Ibu Tahun 2023 di Kabupaten Magelang,

Kepala BKKBN, Hasto wardoyo, mengungkapkan percepatan penurunan stunting sangat penting mengingat pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan Generasi Emas pada 2045, saat negeri ini mencapai usia 100 tahun.

Menurutnya, stunting menjadi persoalan besar yang harus segera ditangani demi menciptakan generasi yang berkualitas pada 2045.

"Di Kabupaten Magelang ini saya optimis di 2024 dapat menurunkan masalah stunting hingga 14 persen seperti yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo," katanya di Gedung Pertemuan Perumda Air Minum Tirta Gemilang Kota Mungkid belum lama ini.

Roadshow tersebut digelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga, remaja dan masyarakat terhadap Program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting.

Hasto berharap adanya komitmen di semua level pemerintahan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana dan penyelenggaraan percepatan penurunan stunting.

"Selain itu juga meningkatkan peran aktif pemangku kepentingan/mitra kerja dalam proses advokasi dan KIE Program Bangga Kencana, dan penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting," kata Hasto wardoyo.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, mengatakan dari segi penganggaran, APBD Kabupaten Magelang sudah sangat berpihak kepada program percepatan penurunan stunting.

"Capaian BOKB Tahun 2023 sebesar 90 persen dan Capaian DAK Fisik Tahun 2023 lunas seluruhnya 100 persen. Selain bersumber dari BOKB, Program Bangga Kencana dan Percepatan penurunan stunting di Kabupaten Magelang yang berada pada Dinsos PPKB PPPA juga dibiayai dari APBD Kabupaten Magelang dan DIPA Satker Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah serta dari CSR," kata Nanda.

Kepala Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi, mengatakan berdasarkan data SSGI Tahun 2022 Kabupaten Magelang, prevalensi stunting di angka 28,2 persen.

Untuk itu berbagai upaya telah dilaksanakan oleh Pemkab Magelang salah satunya dengan melaksanakan konvergensi percepatan penurunan stunting secara pentahelix dengan melibatkan pemerintah, swasta/dunia usaha, perguruan tinggi, media dan masyarakat.

"Mengingat pentingnya acara ini, untuk itu kami melibatkan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Magelang, Penyuluh Keluarga Berencana se-Kabupaten Magelang dan Perwakilan Tim Pendamping Keluarga se-Kabupaten Magelang yang berasal dari Unsur Tim Penggerak PKK, Bidan/Petugas Kesehatan, dan PPKBD/Sub PPKBD untuk menjadi peserta," kata Bela. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved