Perayaan Malam Tahun Baru di Kota Magelang, Ada Bazar Kuliner Hingga Pesta Kembang Api
Magelang Vaganza Gebyar Tahun Baru akan memeriahkan pergantian malam tahun baru 2023-2024 di Kota Magelang.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Event bertajuk Magelang Vaganza Gebyar Tahun Baru akan memeriahkan pergantian malam tahun baru 2023-2024 di Kota Magelang.
Kegiatan hasil kolaborasi Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta instansi terkait itu digelar 31 Desember 2023 sampai 1 Januari 2024.
Ragam pertunjukan yang dihadirkan antara lain bazar kuliner, kontes masak nasi goreng magelangan, parade kesenian daerah dan modern, band, tari, fashion on the street, dan sebagainya mulai 31 Desember 2023 sampai 1 Januari 2024.
Puncaknya, doa bersama lintas agama dan ditutup dengan pesta kembang api tepat pada malam pergantian tahun baru.
Kepala Disporapar Kota Magelang, Sarwo Imam Santosa, menjelaskan Magelang Vaganza akan dipusatkan di Alun-alun Kota Magelang.
Selain itu juga di kawasan Titik Nol hingga Jalan Pemuda (Pecinan) yang akan menghadirkan ratusan stand kuliner menarik.
Akan ada pula kontes memasak nasi goreng Magelangan, chinese food, parade drumband dan barongsai di kawasan tersebut.
Disampaikan Imam bahwa kegiatan ini bertujuan untuk promosi kebudayaan, destinasi pariwisata, kuliner makanan khas Magelang, ke kancah nasional maupun internasional.
"Event ini untuk memberikan hiburan bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Magelang agar mereka senang dan menambah lama tinggal di Kota Magelang," katanya dalam keterangan pers di Aula Disporapar Kota Magelang, Kamis (21/12/2023).
Imam mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan OPD terkait mengenai pengaturan lalu lintas di sekitar pelaksanaan kegiatan.
Dia memaparkan, jalan mulai CPM sampai Apotik Sumbing (Pecinan) akan ditutup mulai pukul 14.00 WIB pada 31 Desember 2023.
"Sedangkan hari kedua, 1 Januari 2024, jalur tersebut akan diterapkan sistem buka tutup. Ketika acara berlangsung maka akan ditutup, jika sudah selesai akan dibuka kembali," imbuh Imam.
Pihaknya memastikan ketersediaan kantong-kantong parkir yang dapat dimanfaatkan warga yang hendak menikmati Magelang Vaganza.
Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Magelang, Laila Wulandari, menambahkan Magelang Vaganza digelar dalam rangka untuk memperkenalkan dan mempromosikan kuliner tradisional khas Kota Magelang, sekaligus mengembangkan dan melestarikannya.
Kuliner khas Magelang seperti nasi goreng magelangan, sop senerek, sopo empal, wedang kacang dan sebagainya.
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga dan memberikan hiburan bagi masyarakat Kota Magelang," katanya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol Cleanliness, Health and Safety (CHS), dengan tidak membuang sampah sembarangan. (*)
Wali Kota Magelang Wacanakan Pembangunan JPO, Hubungkan Alun-alun dengan Kawasan Bisnis |
![]() |
---|
Perempuan Asal Dukun Ditemukan Meninggal di Toilet Alun-alun Kota Magelang |
![]() |
---|
5 Arti Mimpi Menikmati Malam Tahun Baru Bersama Mantan Pacar Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa Ini? |
![]() |
---|
Diduga Mabuk Usai Rayakan Malam Tahun Baru, Dua Pemuda Asal Klaten Tercebur ke Parit Sawah |
![]() |
---|
4,5 Ton Sampah Terangkut dari Lapangan Denggung Usai Perayaan Tahun Baru 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.