Ini Daftar Event Perayaan Malam Tahun Baru di Destinasi Wisata Bantul

Calon wisatawan diharapkan untuk mencari informasi destinasi favorit yang akan dikunjungi melalui aplikasi Jelajah Bantul serta Visiting Jogja.

Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
bali.tribunnews.com
ilustrasi petasan di malam tahun baru 

TRIBUNJOGJA.COM - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul melakukan sejumlah persiapan dalam menyambut wisatawan yang akan menikmati liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (NATARU).

Di antaranya, semua destinasi, obyek dan desa wisata harus menerapkan protokol kesehatan, kelayakan sarana prasarana maupun pelayanan bagi pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menjelaskan, untuk mengurangi penumpukan antrean di loket obyek wisata, kepada calon wisatawan diharapkan untuk mencari informasi (searching) destinasi favorit yang akan dikunjungi melalui aplikasi “Jelajah Bantul” serta reservasi online terlebih dahulu melalui aplikasi “Visiting Jogja”.

Selanjutnya bagi yang ingin menghabiskan malam tahun baru dan agar tidak terjadi penumpukan di lokasi tertentu.

Beberapa pengelola destinasi wisata telah menyiapkan agenda atraksi wisata/ pertunjukan sebagai alternatif kunjungan, diantaranya:

1. Pinus Pengger : pentas musik akustik

2. Gua Cemara: live music

3. Litto: Hanabi Matsuri

4. Watu goyang: live musik

5. Watu Gagak: popdut-kembang api

6. Ros In hotel: spesial gala dinner 7pm-finish 250k/pax

7. Puncak sosok: pentas musik akustik

8. Becici : pentas musik akustik

9. Gunung wangi : pentas musik akustik

10. Lintang Sewu: pentas musik akustik

Baca juga: Pesta Pergantian Tahun 2023-2024 di Little Tokyo Jogja, ada Hanabi Matsuri dan Cosplay Party

Untuk menghindari berbagai risiko pada obyek wisata pantai maupun wisata alam lainnya, para pengunjung diminta untuk lebih berhati-hati, karena libur NATARU diprediksi bertepatan dengan musim penghujan tahun ini.

Dengan menaati setiap rambu-rambu maupun tanda peringatan yang sudah disiapkan oleh pengelola destinasi/ obyek/ desa wisata di Kabupaten Bantul akan mampu meningkatkan keselamatan, keamanan dan kenyamanan bagi kita semua.

Beberapa hal yang sekiranya perlu diperhatikan di antaranya sebagai berikut:

1. Peningkatan kewaspadaan pada objek wisata favorit di Kabupaten Bantul

2. Penggunaan aplikasi Visiting Jogja untuk reservasi dan pembayaran non-tunai bagi
wisatawan

3. Penerapan protokol kesehatan dengan lebih ketat

4. Mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor dan banjir di lokasi-lokasi yang dianggap potensial, terutama masyarakat yang berada di pinggir sungai dan daerah
perbukitan.

5. Kepada seluruh pengelola Desa Wisata / Destinasi Wisata di Kabupaten Bantul untuk melakukan persiapan antisipasi penanggulangan di antaranya :

- Meningkatkan edukasi budaya sadar bencana kepada masyarakat dan pengunjung,
- Melakukan pembersihan drainase/ saluran air; serta
- Melakukan pengelolaan sampah dengan pemilahan.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved