Berita Bisnis Terkini
Okupansi Hotel di Sleman Capai 90 Persen Jelang Nataru
Trend peningkatan tingkat hunian ini diperkirakan terus berlanjut hingga mencapai 95 persen saat libur Nataru 2024.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Mendekati libur Natal dan tahun baru 2024, okupansi hotel di Kabupaten Sleman mulai meningkat.
Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( BPC PHRI ) Sleman mencatat okupansi hotel di wilayahnya menjelang libur akhir tahun 2023-2024 ini telah mencapai 90 persen.
Trend peningkatan tingkat hunian ini diperkirakan terus berlanjut hingga mencapai 95 persen saat libur Nataru 2024.
Ketua BPC PHRI Sleman Andhu Pakerti mengatakan okupansi hotel - hotel dipertengahan Desember 2023 ini telah mendekati 90 persen.
Hunian kebanyakan diisi dari segmen koorporat.
Adapun okupansi hotel-hotel di zona utama di jalan protokol utama di Kabupaten Sleman untuk musim libur Natal dan tahun baru ini sudah diangka 90 persen.
Sumber reservasi, 57 persen berasal dari online travel agent, 42 persen lewat engine booking internal dan sisanya, 1 persen melalui WhatsApp booking.
"Untuk di zona di Kaliurang hingga zona tersier masih diangka 50 -60 persen. Namun harapan kami menjelang mendekati tahun baru bisa diangka 95 persen," kata Andhu, melalui keterangan resminya, Jumat (8/12/2023).
Menurut dia, libur nataru tahun ini diperkirakan masih didominasi segmen keluarga dan umum.
Sejauh ini, untuk harga kamar yang dipesan di bawah Rp 400 ribu sebanyak 42,9 persen.
Kemudian harga di atasnya 401.000- Rp 600.000 di angka 28,6 persen.
Begitu juga harga Rp 1,2 juta juga 28,6 persen.
Untuk meningkatkan Okupansi hotel di bumi Sembada, Andhu mengatakan pihaknya telah banyak melakukan promosi baik melalui gala dinner maupun even live musik.
Selain itu, juga mempersiapkan semua hoteliers profesional demi memastikan kesejahteraan tamu yang datang.
Staf di hotel dilatih menjunjung standar kebersihan dan sanitasi tertinggi sehingga menyediakan lingkungan yang aman, hygine bagi semua tamu.
"Kami berkomitmen menjadikan musim liburan ini benar-benar memorable experience bagi para tamu. Kami menganjurkan para tamu untuk memesan lebih awal untuk mendapatkan tanggal pilihan mereka, dan memanfaatkan promosi spesial kami," kata dia.
Baca juga: Banyak Atraksi Pariwisata, Okupansi Hotel Naik 20 Persen Dibanding Pekan Lalu
Target 300 Ribu Wisatawan
Kepala Bidang Promosi, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman , Kus Endarto mengatakan, pihaknya mematok target kunjungan pada momen libur Nataru ini berkisar 225.000 hingga 300.000 wisatawan.
Walaupun, tahun ini tidak diselenggarakan even khusus saat perayaan momen liburan akhir tahun di Bumi Sembada.
Tapi ada beberapa even reguler biasa digelar tiap akhir pekan di destinasi seputar kawasan lereng Gunung Merapi.
"Target kunjungan selama libur natal 2023 dan tahun baru 2024, periode 22 Desember sampai 7 Januari 2024 adalah antara 225.000 - 300.000 kunjungan," kata dia.
Kunjungan wisata di Kabupaten Sleman hingga November 2023 tercatat sebanyak 6.557.650 kunjungan.
Jumlah tersebut setara dengan 93,68 persen dari target kunjungan 7 juta wisatawan sepanjang tahun ini.
Kunjungan didominasi wisatawan dalam negeri 6.371.919 kunjungan atau setara dengan 97,47 persen.
Kunjungan terbanyak berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Banten dengan total mencapai 90,56 persen dari total kunjungan.
Adapun untuk destinasi favorit, dengan jumlah kunjungan terbanyak, masih dari Candi Prambanan dan Kraton Ratu Boko dengan jumlah kunjungan 2.039.241 orang atau 31,19 persen.
"Disusul Kaliurang sebanyak 662.342 kunjungan atau 10,13 persen. Kemudian Tebing Breksi dengan jumlah 632,661 kunjungan atau 9,68 persen," katanya.
Meskipun Dinas Pariwisata tidak menyelenggarakan even khusus di malam pergantian tahun baru.
Namun beberapa lokasi di Kabupaten Sleman tercatat menjadi tempat penyelenggaraan even akhir tahun.
Antara lain, Swara Prambanan, tanggal 31 Desember 2023 yang diselenggarakan oleh PT TWC di kawasan Candi Prambanan.
Bintang tamu dalam even ini adalah Sheila on 7, Ndarboy Genk, Shaggydog, Jikustik dan Kunto Aji.
Kemudian MusicFest#2, tanggal 31 Desember 2023 yang diselenggarakan oleh Obelix Hills dengan bintang tamu Guyon Waton.
Opera Shinta, Rama & Rahwana di Grand Keisha dan New Year’s eve dinner di beberapa hotel berbintang di Kabupaten Sleman, seperti di Royal Ambarrukmo, Hyatt Regency, Marriott Jogja, dan Sheraton Mustika maupun lainnya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/terdampak-pandemi-50-hotel-dan-restoran-di-di-yogyakarta-mati-sampai-jual-aset.jpg)