Berita Jogja Hari Ini

Hiswana Migas DIY Siap Awasi Penyaluran LPG Subsidi Agar Tepat Sasaran

Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY siap mengawal penyaluran LPG subsidi agar tepat sasaran. Ketua Himpunan Wiraswasta

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Suasana musyawarah cabang XII DPC Hiswana Migas DIY di Royal Ambarrukmo, Selasa (29/11/2023). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY siap mengawal penyaluran LPG subsidi agar tepat sasaran. 

Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY periode 2023-2017, Aryanto Sukoco mengatakan pengawasan memang perlu dilakukan, apalagi menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

"Terkait dengan program LPG bersubsidi, kami harus mengawal penyaluran tersebut secara benar," katanya, Rabu (29/11/2023). 

Baca juga: Galeri Produk Kerajinan dan Batik Kriya Wastra Dwipantara Diresmikan di Yogyakarta

Selain LPG subsidi, pihaknya juga melakukan pengawasan progam Subsidi Tepat untuk biosolar. Menjelang libur Nataru, pihaknya juga bakal membuat Satgas Nataru. 

"Jadi memang wajar apabila kami dituntut untuk melakukan penjualan dengan melalui program. Menjelang Nataru, kami akan membuat Satgas Nataru. Khusus SPBU akan ada kantong-kantong di mana pada tiap kantong tersebut akan standby untuk pengawalan dan mengisi SPBU yang mengalami kekosongan," ujarnya. 

Sekertaris Jenderal DPP Hiswana Migas, Juan Tarigan menuturkan Hiswana turut berupaya menyukseskan Subsidi Tepat. Sebab target target Desember penyelarasan data bisa mencapai 100 persen. 

"Ya sementara ini kan sedang ada gejolak Pemilu. Oleh karena itu kami minta dukungan dari pihak pemda dan masyarakat. Saat ini kami masuk dalam tahap pendataan agar memiliki database masyarakat mana yang berhak sesuai dengan golongannya," tuturnya. 

Sementara itu, Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Aji Anom Purwasakti menerangkan pihaknya masih menguatkan program Subsidi Tepat LPG.Hanya pembeli terdaftar dan menunjukkan KTP yang bisa membeli gas LPG 3 kilogram. 

"Hal tersebut diterapkan supaya subsidi yang diberikan pemerintah tentang gas elpiji bisa tepat sasaran yaitu rumah tangga dan UMKM," terangnya. 

Ia memprediksi permintaan migas di Jawa Tengah dan DIY akan meningkat. Mengingat Jateng dan DIY merupakan daerah tujuan wisata. 

"Menjelang Nataru mendatang, kami akan mempersiapkan moment tersebut. Baik itu volume maupun layanan tambahan sesuai dengan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya," imbuhnya. (maw) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved