Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

Ratusan Guru SD dan SMP di Magelang Dapat Pelatihan Bahasa Inggris 

Sebagai upaya mendukung pemerintah untuk program edukasi dan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi siswa-siswi di daerah pariwisata,

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Ratusan guru SD dan SMP di Magelang dapat pelatihan berbahasa Inggris 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebagai upaya mendukung pemerintah untuk program edukasi dan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi siswa-siswi di daerah pariwisata, EF Kids & Teens Indonesia memberikan program pelatihan Bahasa Inggris untuk guru SD dan SMP di Kabupaten Magelang

Acara pembukaan pelatihan ini dilakukan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein serta Director of Corporate Affairs EF Kids & Teens Indonesia, Juli Simatupang.

Dalam sambutan Bupati Kabupaten Magelang Zaenal Arifin yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein mengatakan, Kabupaten Magelang menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan Pelatihan Bahasa Inggris EF Kids & Teens Indonesia untuk guru di wilayah Borobudur, Kabupaten Magelang.

"Tentunya, saya berharap EF Kids & Teens Indonesia untuk terus berkomitmen dan berpartisipasi melalui program-program yang berkelanjutan dan dapat menginspirasi generasi penerus, sehingga pada ujungnya bisa memberikan kontribusi pada peningkatan mutu hidup dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga berharap Program Pelatihan Bahasa Inggris ini mampu meningkatkan kompetensi dan daya saing bagi Guru/Tenaga Pendidik, sehingga nantinya bisa mendorong terciptanya generasi muda bangsa yang berkualitas.” ujarnya.

Dalam Program Pelatihan Bahasa Inggris, EF Kids & Teens membagikan metode fun learning yang kreatif dan efektif bagi tenaga pendidik untuk menyampaikan materi pembelajaran Bahasa Inggris ke siswa dan siswi peserta didik.

Program pelatihan ini terdiri dari workshop secara tatap muka langsung dan workshop melalui online yang diadakan sebanyak 4 kali secara intensif. Terdapat banyak modul pembelajaran yang dapat dipraktikkan oleh para tenaga pendidik yang mudah diaplikasikan dalam proses belajar mengajar.

Country Director EF Kids & Teens Indonesia, Suryadi Afan, mengatakan Sebagai sekolah Bahasa Inggris terbesar di dunia, EF Indonesia berkomitmen turut serta memajukan pendidikan di Indonesia, terutama dalam meningkatkan kemampuan penguasaan Bahasa Inggris dan pengembangan metode fun learning secara berkesinambungan.

Program pelatihan ini juga bukan yang pertama kali kami lakukan, sebelumnya kami telah melakukan program pelatihan bagi tenaga pendidik PAUD. Selain itu, EF juga telah menyelenggarakan program dukungan untuk Pengajar Muda #TeacherforTheFuture ke berbagai daerah pelosok Indonesia.

Sejak tahun 2014 hingga saat ini, EF telah mengirimkan pengajar muda guna mendukung pengembangan kapasitas tenaga pendidik ke beberapa daerah pelosok Indonesia seperti Kabupaten Natuna, Riau, Kabupaten Paser di Kalimantan Timur, dan Kabupaten Boalemo, Gorontalo.”

"Tahun ini kami fokus pada pengembangan tenaga pendidik Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di wilayah program Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan cakupan destinasi wisata lainnya di Indonesia," katanya.

EF sendiri telah melaksanakan pelatihan berbahasa Inggris untuk 5 kabupaten dengan total jumlah guru lebih dari 300 guru dari tingkat SD dan tingkat SMP.

Mengingat Kabupaten Magelang memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, tahun ini EF Kids & Teens Indonesia juga melaksanakan Program Pelatihan di Kabupaten Magelang.

Sementara Director of Corporate Affairs EF Kids & Teens Indonesia, Juli Simatupang, mengatakan, EF Kids & Teens Indonesia menyasar para tenaga pendidik agar mereka memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk menyampaikan materi pengajaran kepada para peserta didiknya.

"Nantinya modul-modul ini dapat membantu para tenaga pendidik dalam mengajarkan Bahasa Inggris ke peserta didik. Dengan demikian, anak didik lebih percaya diri untuk berkomunikasi dengan Bahasa Inggris," katanya. (tro) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved