Rangkuman Pengetahuan Umum
Benua Amerika: Letak Geografis, Batas Wilayah, dan Iklim
Benua Amerika terletak pada 1700 BT–350 BB dan 830 LU–550 LS, dengan Luas Benua Amerika mencapai 42.057.100 km2.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM – Benua Amerika merupakan benua dengan urutan ketiga terbesar dari seluruh benua yang ada.
Benua ini memiliki berbagai daerah dengan ciri yang berbeda-beda dan keberagaman yang melimpah, baik flora maupun faunanya.
Penduduk yang dimilikinya juga beragam dan memiliki segmentasi pekerjaan yang mungkin berbeda dari benua lainnya.
Benua Amerika sering juga disebut sebagai Benua Merah.
Baca juga: A-Z Nama-nama Negara di Dunia Lengkap dengan Info Ibu Kota dan Benua
Sebutan itu didapat karena benua tersebut terdapat Suku Bangsa Indian.
Suku Indian tidak berkulit merah, sebenarnya kulit mereka terlihat merah karena Suku Indian suka melumuri kulit dengan cat brewarna merah.
Suku Indian pada nyatanya tidak benar-benar memiliki kulit berwarna merah, tapi warnanya terlihat merah karena mereka cenderung melumuri tubuhnya dengan cat berwarna merah.
Benua Amerika terletak pada 1700 BT–350 BB dan 830 LU–550 LS, dengan Luas Benua Amerika mencapai 42.057.100 km2.
Letak Geografis
Secara geografi, benua Amerika memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:
- Sebelah timur berbatasan dengan Samudra Atlantik.
- Sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Benua Antartika.
- Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Pasifik.
- Sebelah utara berbatasan dengan Laut Arktik.
Bentang Alam
Sejumlah ahli geografi berpendapat bahwa Meksiko masuk ke dalam wilayah Amerika Tengah.
Karakteristik benua Amerika selanjutnya dapat dilihat dari bentang alamnya.
Amerika sendiri menjadi benua terluas kedua di dunia sehingga wilayahnya terdiri dari berbagai daerah, seperti pegunungan, dataran rendah, dataran tinggi, hingga lautan dan sungai.
Berikut ini sejumlah contohnya:
- Rocky Mountains di wilayah Amerika Utara.
- Cordelleras De Los Andes di wilayah Amerika Selatan.
- Puncak tertinggi diraih oleh gunung Aconcagua yang mencapai 6.960 m dan terletak di Argentina.
- Amerika bagian tengah lebih didominasi dataran rendah dan pesisir pandai karena cenderung lebih landai. Salah satu contohnya ada sungai Mississippi di Amerika Utara dan sungai Amazon di Amerika Selatan.
- Titik terendah Benua Amerika adalah Death Valley yang mencapai 86 m di bawah permukaan laut.
Iklim
Iklim wilayah Amerika dipengaruhi oleh berbagai hal yaitu:
- Iklim Amerika Tengah dipengaruhi oleh Samudra Pasifik, Atlantik, dan Laut Karibia. Wilayah tengah terbagi atas zona suhu panas, sedang, dingin, dan beku. Suhu beku hanya dapat dijumpai di dataran tinggi, sedangkan untuk Kepulauan Karibia dipengaruhi iklim maritim yang lebih panas dengan suhu angin sedikit dingin.
- Kawasan Kepulauan Karibia dan kawasan pasifik juga mendapat pengaruh arus hangat Samudra. Semakin dekat dengan khatulistiwa, curah hujan juga semakin tinggi. Angin pasat timur laut yang bertiup melintasi Karibia menurunkan hujan sehingga Amerika juga memiliki daerah yang mirip dengan Indonesia, yaitu musim panas dan musim hujan sepanjang tahun.
- Variasi iklim di wilayah Amerika Selatan juga dipengaruhi oleh ketinggian letak dan bentang lintang geografis. Dua pertiga bagian wilayahnya berada pada wilayah tropis dan sebagian besar wilayah mendapatkan curah hujan tinggi sehingga hutan hujan tropis mendominasi, salah satunya yang ada di Lembah Amazon.
- Sebagian wilayah selatan berada di daerah kering dengan curah hujan hanya 100-500 mm per tahun. Meskipun Amerika tidak memiliki gurun pasir layaknya Asia dan Afrika, wilayah seperti ini tetap terasa kering.
(MG Putri Amalia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Benua-Amerika-Letak-Geografis-Batas-Wilayah-dan-Iklim.jpg)