Rangkuman Bahasa Indonesia

Apa Itu Majas Eufimisme? Berikut Pengertian dan Contohnya

Diantara majas-majas berikut adalah perbandingan, sindiran, pertentangan, dan lainnya. Kali ini, kita akan membahas apa itumajas eufimisme.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
pinterest
bahasa indonesia bahasa persatuan 

TRIBUNJOGJA.COM-Dalam kaidah penulisan bahasa Indonesia terkandung banyak majas yang membuat tulisan lebih indah atau enak dibaca.

Diantara majas-majas berikut adalah perbandingan, sindiran, pertentangan, dan lainnya.

Kali ini, kita akan membahas apa itumajas eufimisme.

1. Pengertian Majas Eufimisme

Kata Eufimisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu euphemizei yang memiliki arti kata-kata yang baik.

Dalam KBBI, eufimisme merupakan ungkapan yang lebih halus sebagai ungkapan yang dirasa kasar, merugikan, dan tak menyenangkan.

Majas ini berfungsi untuk menggantikan kata yang dianggap tabu atau kasar dengan kata yang baik atau halus.

Majas ini termasuk ke dalam majas perbandingan.

2. Contoh Majas Eufimisme dan Artinya

- Tuna Netra itu menyebrang jalan (tuna netra: buta)

- Pramuniaga menawarkan bedak terbaru pada Qori (pramuniaga: sales)

- Dinas Sosial memberikan bantuan pada tuna wisma (tuna wisma: gelandangan)

- Ada banyak tuna karya di desa Konco karena kurangnya pendidikan formal (tuna karya: pengangguran)

- Siti sudah lama dikenal sebagai pramuria di kampung (pramuria: PSK)

- Keterampilan yang kurang memadai membuat fresh graduet masih menganggur (kurang memadai: tak pandai)

- Pejabat itu memakai rompi orange saat digandeng polisi (rompi orange: baju tahanan)

Itulah pengertian tentang majas eufimisme. Semoga mudah dipahami :)

( MG Aulia Rachmah )

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved