Rangkuman Pengetahuan Umum

Gold, Glory, Gospel : Sejarah dan Penjelasannya

Para penjajah abad ke15 yaitu bangsa Eropa melakukan misi menjelajah samudera dengan membawa semboyan yang disebut Gold, Glory, dan Gospel.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
ist
Gold, Glory, Gospel : Sejarah dan Penjelasannya 

TRIBUNJOGJA.COM - Para penjajah abad ke-15 yaitu bangsa Eropa melakukan misi menjelajah samudera dengan membawa semboyan yang disebut Gold, Glory, dan Gospel.

Pada tanggal 7 Juni 1494 telah disepakati perjanjian Tordesillas oleh Portugis dan Spanyol dalam buku Principles of Political Geography yang ditulis Weigert dan W. Hans.

Perjanjian ini merupakan gagasan dari Paus Alexander VI dari Vatikan yang berisi pembagian dunia antara dua kerajaan Katolik, Portugis dan Spanyol.

Portugis mendapatkan wilayah di bagian Timur, sedangkan Spanyol wilayah Barat.

Mereka menjelajah dunia dengan membawa serta misi Gold, Glory, dan Gospel.

Apa itu Gold, Glory, dan Gospel? Berikut penjelasannya:

Baca juga: Apa Itu Gas Mulia? Berikut Pengertian, Unsur dan Sifatnya

Gold (kekayaan)

Gold merupakan tujuan bangsa barat menjelajahi samudera yakni untuk meraih kekayaan berupa emas, perak, dan barang tambang lainnya terutama rempah-rempah.

Pada saat itu bangsa Eropa mengalami krisis rempah-rempah yang cukup parah dan mereka sangat membutuhkannya, ditambah lagi dengan jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Utsmani pada tahun 1453 yang membuat rempah-rempah menjadi sangat mahal.

Komoditas dunia pada saat itu ialah rempah-rempah.

Sehingga mereka menjelajah untuk mencari wilayah yang banyak menghasilkan rempah-rempah, Salah satunya Indonesia yang dikenal dengan kekayaan rempah-rempahnya sehingga membuat bangsa Eropa mulai menjelajah Nusantara dengan membawa misi Gold.

Glory (kejayaan)

Bangsa Barat menjelajahi dunia dengan membawa serta misi mengembalikan kejayaan bangsa Eropa pada zaman dulu.

Mereka melakukan praktik imperialisme dan kolonialisme pada wilayah jajahan seperti Indonesia, yang pada saat itu telah dikuasai Portugis di daerah Malaka dan Maluku.

Banga Eropa percaya jika kejayaan dapat dilihat dari banyaknya wilayah yang telah mereka kuasai.

Oleh sebab itu, Bangsa Eropa berlomba-lomba untuk mengklaim sebanyak-banyaknya tanah jajahan.

Gospel (agama)

Bangsa Eropa memiliki misi menyebarkan agama yang mereka bawa yaitu ajaran kitab Injil.

Semangat tersebut muncul demi menjalankan tugas dari gereja.

Bangsa Eropa telah mengalami kekalahan perang pada saat itu yaitu perang salib yang terjadi antara islam dengan kristen, sehingga melihat agama Islam dipandang sebagai suatu ancaman.

Luka batin mereka terima saat itu, sehingga membuat mereka untuk berkeinginan menyebarkan agama Kristen keseluruh wilayah jajahannya.

Dampak dari 3G

Misi Gold, Glory, Gospel yang dibawa oleh para penjajah Bangsa Eropa memiliki berbagai dampak dan akibat pada wilayah yang telah mereka jajah seperti timbulnya kolonialisme dan imperialisme, ekploitasi dan penderitaan bagi warga lokal, penyebaran agama Kristen, dan terjadinya akulturasi dan asimilasi budaya. ( MG Ani Ulwiyati )

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved