Hari Santri Nasional

4 Kegiatan untuk Memperingati Hari Santri Nasional 2023

Dalam Surat Edaran Menteri Agama menjelaskan beberapa kegiatan untuk memperingati Hari Santri Nasional

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja
Ilustrasi Peringatan Hari Santri Nasional 

TRIBUNJOGJA.COM - Hari Santri Nasional di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Oktober 2023.

Melansir dari website resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, tema peringatan Hari Santri 2023 adalah “Jihad Santri Jayakan Negeri”. 

Tema ini memberi pesan bahwa peringatan Hari Santri tahun ini ingin merayakan semangat dan dedikasi para santri sebagai pahlawan pendidikan dan perjuangan kebodohan. 

Di zaman yang penuh tantangan dan kompleksitas, jihad tidak lagi merujuk pada pertempuran fisik, melainkan pada perjuangan intelektual yang penuh semangat.

Dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE 10 Tahun 2023 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2023, menjelaskan terdapat beberapa kegiatan untuk memperingati Hari Santri Nasional, diantaranya yaitu:

1. Berdzikir

Kegiatan pertama yang dapat dilakukan untuk memperingati hari santri adalah berdzikir kepada Allah SWT.

Berdzikir adalah salah satu ibadah untuk mengingat dan memuji Allah SWT secara terus-menerus dalam hati atau dengan suara.

Perintah Allah tentang berdzikir termaktub dalam surat Al Baqarah Ayat 152:

فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ

Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”

2. Membaca Sholawat

Kegiatan selanjutnya yang dapat dilakukan untuk memperingati hari santri adalah dengan membaca sholawat.

Sholawat adalah sebuah ucapan untuk mendoakan rahmat dan memintakan ampunan kepada Nabi Muhammad SAW.

Allah memerintahkan kita untuk senantiasa membaca sholawat atas nabi.

Sebagaimana tercantum dalam surat Al Ahzab ayat 56, Allah SWT berfirman: 

 إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya, “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

Bacaan sholawat yang biasa dilantunkan pada hari santri adalah sholawat Nariyah

Berikut bacaan Sholawat Nariyah dengan tulisan arab, latin beserta artinya:

 اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

"Allahumma shali shalaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman 'alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdhaa bihil hawaa-iju. Wa tunaalu bihir-raghaa-ibu wa husnul khowaatimi wa yustasqal ghamaamu bi wajhihil kariimi wa 'alaa aalihii wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi 'adadi kulli ma'luumin laka." 

Artinya: "Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah. Dicurahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, sebanyak bilangan yang diketahui oleh Engkau."

3. Munajat

Munajat berarti berbicara secara rahasia karena jarak yang amat dekat.

Bermunajat kepada Allah berarti meminta sesuatu dengan sangat khusyu’ kepada Allah.

Permintaan terbaik seorang hamba dalam bermunajat adalah permintaan yang memang Allah SWT tuntut kepada manusia. 

Yakni berupa keistiqomahan dalam melaksanakan segala bentuk penghambaan kepada-Nya.

Dalam peringatan hari santri nanti kita dapat bermunajat agar diberikan kemudahan hati dan fisik untuk melaksanakan ibadah kepada Allah dan menghindari segala larangan-Nya.

4. Kegiatan Keagamaan Lainnya

Selain tiga kegiatan di atas, kita juga dapat memperingati Hari Santri Nasional dengan kegiatan keagamaan yang lain seperti tadarus Al Quran, mengkaji isi Al Quran dan Hadits, ceramah, dan sebagainya.

Semua itu supaya diniatkan untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT agar kita mendapatkan pahala dan ampunan dari-Nya.

Dalam surat edaran tersebut juga menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan kegiatan Peringatan Hari Santri 2023 disesuaikan dengan kemampuan masing-masing dan mengedepankan prinsip kesederhanaan dan kekhidmatan.

(MG Indah Yulia Agustina)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved