Rangkuman Pengetahuan Umum

Apa Itu Kalimat Imperatif ? Berikut Pegertian, Jenis dan Contohnya

kalimat imperatif diartikan sebagai jenis kalimat yang mengandung perintah, nasihat, atau ajakan

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
ist
Apa Itu Kalimat Imperatif ? Berikut Pegertian, Jenis dan Contohnya 

TRIBUNJOGJA.COM - Kali ini, kita akan mengulas materi bahasa Indonesia yaitu kalimat imperatif.

Berdasarkan bentuk sintaktisnya, kalimat dibedakan menjadi empat bagian, yaitu:

- Kalimat berita (Deklaratif)

- Kalimat tanya (Interogatif)

- Kalimat seru (Eksklamatif)

- Kalimat perintah (Imperatif)

Selain itu, kalimat imperatif diartikan sebagai jenis kalimat yang mengandung perintah, nasihat, atau ajakan.

Baca juga: 30 Contoh Kalimat Ucapan Terima Kasih untuk Kekasih, Bisa Digunakan untuk Berbagai Konteks

1. Pengertian Kalimat Imperatif

Dikutip dari buku Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia karya R. Kunjana Rahardi, kalimat imperatif merupakan kalimat yang bermaksud untuk memerintah atau meminta.

Harapannya, agar komunikan melakukan sesuai dengan keinginannya.

Sementara menurut KBBI, imperatif memiliki makna memberi komando; mempunyai hak memberi komando; bersifat mengharuskan.

Kemudian bisa disimpulkan bahwa kalimat imperatif adalah kalimat yang berisikan perintah, suruhan atau permintaan.

2. Jenis dan Contoh Kalimat Imperatif

Mengutip dari buku Master Bahasa Indonesia karya Ainia Prihantini, jenis kalimat imperatif dapat diklasifikasikan ke dalam enam bentuk, yaitu:

Kalimat Imperatif Halus

Dalam bentuk ini, kalimat perintah akan diubah ke dalam bentuk pasif. Penambahan partikel ‘-lah’ ataupun awalan ‘di-’ biasa digunakan untuk mengubah kalimat ke dalam bentuk pasif. Contoh:

- Dibuka saja makanannya. Kalian sudah lapar, kan?

- Tolong buatkan susu untuk adek

- Pukulah gendang itu dengan keras

Kalimat Imperatif Permintaan

Kalimat ini digunakan untuk memberikan permintaan atau permohonan. Ciri khas dari kalimat imperatif permintaan adalah penggunaan kata ‘minta’ dan ‘mohon’. Contoh:

- Mohon jangan bolos sekolah lagi

- Mohon untuk tidak merokok di dalam ruangan ini

 

Kalimat Imperatif Ajakan

Kalimat ini digunakan untuk mengungkapkan kalimat ajakan. Imperatif ajakan diidentifikasi dengan kata ‘ayo(-lah)’ atau ‘mari(-lah)’. Contoh:

- Mari kita jalan-jalan

- Ayolah, Kak. Kita pergi ke toko itu

 

Kalimat Imperatif Harapan

Kalimat ini memiliki fungsi untuk menyatakan harapan seseorang kepada lawannya pada saat berbicara dan mengandung unsur ‘harap’ atau ‘hendak’. Contoh:

- Hendaknya berdoa sebelum makan

- Harap membuang sampah pada tempatnya

Baca juga: Sulit Menolak dan Berkata Tidak? Ini Contoh Kalimat Penolakan yang Bisa Jadi Referensimu

Kalimat Imperatif Larangan

Dalam kalimat ini terdapat unsur kata ‘jangan-lah’ untuk mengekspresikan larangan tersebut. Contoh:

- jangalah lupa dengan kebaikan temanmu disaat kamu susah

 

Kalimat Imperatif Pembiaran

Kalimat ini berfungsi untuk mengungkapkan sesuatu yang dibiarkan terjadi. Hal ini identik dengan kata ‘biar(-lah)’ dan ‘biarkan(-lah). Contoh:

- Biarkan kucing itu istirahat

- Biarkanlah aku menunggumu disini hingga tutup mata

- Biarlah mereka menganggap kita bodoh

 

Itulah penjelasan singkat mengenai kalimat imperatif. Semoga dapat dipahami dan membantu kamu :)

( MG Aulia Rachmah )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved