Berita Jogja Hari Ini

Tekad Mario Zwinkle dan Para Jawara Mencintai Bumi Mataram Melalui Sapu Jagat

Rasa cinta itu pula yang menggerakkan Arya Givary Hiemsta a.k.a Mario Zwinkle, menggandeng para tokoh besar masyarakat, jawara, legenda hidup jalanan

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Proses pembuatan video klip Sapu Jagat 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Desember 1948, Belanda makin aktif patroli ke dusun, desa, dan sudut-sudut kota Yogyakarta usai melancarkan agresi militer.

Rakyat tidak tinggal diam. Mereka melawan, sebagian besar jawara kampung bergabung dengan pasukan gerilya.  

Secuil catatan sejarah itu membuktikan perlawanan terhadap Agresi Militer Belanda tidak hanya dilakukan militer saja.

Kelompok masyarakat yang terdiri dari banyak entitas dan latar belakang ikut terlibat bahu membahu mempertahankan kemerdekaan sekaligus bentuk rasa cinta yang besar untuk Yogyakarta.

Baca juga: Orkes Teater Teapus Keluarkan Mini Album Sebagai Tonggak Perkembangan Drama Musikal

Rasa cinta itu pula yang menggerakkan Arya Givary Hiemsta a.k.a Mario Zwinkle, menggandeng para tokoh besar masyarakat, jawara, legenda hidup jalanan Yogyakarta dalam pembuatan video musik single 'Sapu Jagat' beberapa waktu lalu. Mereka yang terlibat berasal dari berbagai  kelompok, ras, suku, dan agama.  

"Alhamdulillah oleh Allah diberi hadiah besar berupa pertemuan ini. Video musiknya jadi tidak penting sebenarnya karena momen ini. Momen di mana semua lapisan masyarakat dengan latar belakang dan prinsip berbeda bisa kumpul, menjadi forum DIY Bersatu, menyatukan rasa cinta untuk bumi Mataram," ujar Mario.

Dijelaskannya, dalam falsafah Jawa, sapu jagat bisa diartikan sebagai upaya membuang bebendu (hal-hal buruk) sehingga mampu menciptakan kehidupan yang dinamis dan saling bersinergi.

Video musik single dalam album baru yang akan rilis tahun depan itu adalah pintu masuk bersatunya para jawara jalanan yang tumbuh dan besar di Yogyakarta itu dengan seluruh elemen masyarakat.

Namun pertemuan tidak berhenti dalam proses pembuatan video musik saja. Mario dan semua pihak dalam DIY Bersatu itu menyepakati banyak hal, dua diantaranya meyakini perkumpulan persaudaraan ini bisa berpengaruh pada turunnya persentase kejahatan jalanan yang tidak bertanggung jawab dan menjaga bumi mataram dari konflik horisontal.

Terlebih lagi saat ini masuk tahun politik dan rapper yang memancang debut lewat album ‘Soul Plane’ ini juga meyakini Forum DIY Bersatu akan menjadi penyejuk dan jauh dari politik.

“Kami Bergandengan tangan satu sama lain, hati kami diikatkan cinta. Tujuan kami bagaimana kami bisa bermanfaat bagi semua makhluk di bumi mataram ini. Energi kami menuju pada energi keindahan,"  tandasnya. (nto)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved