Berita Bantul Hari Ini

DP3APPKB Bantul Sebut Peminat Layanan KB MOW Melebihi Target yang Ditetapkan

Peminat pelayanan KB Tubektomi (Metode Operasi Wanita/ MOW) di Kabupaten Bantul pada 2023 mengalami peningkatan dan melebihi dari target

Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Neti Istimewa Rukmana
Kepala DP3APPKB Kabupaten Bantul, Ninik Istitarini, sedang menjelaskan kepada awak media tentang KB MOW dan MOP di sela-sela tugasnya, Selasa (26/9/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Peminat pelayanan KB Tubektomi (Metode Operasi Wanita/ MOW) di Kabupaten Bantul pada 2023 mengalami peningkatan dan melebihi dari target yang ditetapkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Bantul.

"Target kami ada 130 orang yang melakukan MOW. Tapi, sampai sekarang, ada 150an orang yang mendaftarkan diri untuk melakukan MOW," kata Kepala DP3APPKB Kabupaten Bantul, Ninik Istitarini, kepada awak media di sela-sela tugasnya, Selasa (26/9/2023).

MOW sendiri merupakan metode kontrasepsi mantap yang bersifat sukarela bagi seorang wanita bila tidak ingin hamil lagi.

Baca juga: Pelajari Kebermanfaatan Bambu Lewat ToT Bamboo Village Sustainable Landscape

Bahkan, MOW digadang-gadang sebagai metode efektif dan tidak menimbulkan efek samping jangka panjang bagi penggunanya.

"MOW itu salah satu kontrasepsi dengan metode kontrasepsi jangka panjang. Tapi, kontrasepsi ada yang hormonal dan ada yang tidak hormonal. Kalau yang tidak hormonal, maka tidak berpengaruh ke tubuh kita. Kalau hormonal maka bisa ada risiko timbulnya penyakit tertentu," terangnya.

Namun, disampaikannya para pengguna MOW di Kabupaten Bantul sejauh ini masih berjalan normal dan tidak memberikan pengaruh atau dampak buruk terhadap tubuh pengguna MOW tersebut.

"Sehingga, saat ini, sudah banyak orang yang mulai sadar dan berminat untuk melakukan program KB menggunakan MOW. Maka kami akan mengajukan anggaran perubahan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang ingin melakukan KB MOW," tuturnya.

"Jadi, sampai saat ini, orang yang ingin melakukan KB itu masih kami data dan program KBnya akan diberikan ketika anggaran perubahan itu sudah cair," imbuh Ninik.

Hal itu dilakukan mengingat masing-masing peserta yang melakukan program KB MOW pada saat ini bersifat gratis dan dapat diberikan reward berupa uang sebesar Rp300 ribu.

"Begitu juta dengan pria yang melakukan pelayanan KB Vasektomi atau Metode kontrasepsi Medis Operasi Pria (MOP). Masing-masing peserta KB MOP pada saat ini gratis dan diberikan reward berupa uang sebesar Rp1 juta," tandas dia. (Nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved