Berita Gunungkidul Hari Ini

Berkah Petani Glidag Gunungkidul, Panen Raya Hasilkan 18 Ton Melon Amanda

Panen kali ini menjadi berkah sebab jumlahnya cukup melimpah ditambah harga melon yang stabil Rp12.000 per kilogram.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Penampakan lahan melon yang siap dipanen beberapa waktu lalu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kelompok Tani (Poktan) Dadi Makmur Glidag Logandeng, Gunungkidul , Daerah Istimewa Yogyakarta, hasilkan 18 ton melon varietas Amanda pada panen raya kali ini.

Tanaman melon ditanam di lahan seluas 0,7 hektar dengan jumlah 10.000 batang.

Sedangkan, hasil bobot buah mencapai 1,8 kilogram sampai dengan 2,5 kilogram.

Petani muda Glidag, Herli mengatakan, panen kali ini menjadi berkah sebab jumlahnya cukup melimpah ditambah harga melon yang stabil Rp12.000 per kilogram.

"Panen saat ini mencapai 3 truk perkiraan sekitar 18 ton dengan harga melon, taksirannya total mencapai Rp 216 juta," terangnya pada Minggu (23/6/2023).

Baca juga: Pemkab Magelang Sebut Perusakan Hutan Bisa Sebabkan Penurunan Hasil Panen

Tak hanya itu, para petani pun bersyukur bisa menghindari gagal panen pada masa kemarau panjang kali ini.

Hal itu lantaran, kata Herli, para petani mendapatkan sumber air cukup dan tidak pernah kering dari sungai yang berada di dekat lahan.

"Beberapa wilayah di Pulau Jawa mengalami kekeringan tidak seperti biasanya, sangat kering akibat dampak El Nino di tahun 2023. Syukur kami nisa melewati itu, dengan bantuan pompa air diesel air sungai bisa dimanfaatkan optimal untuk pengairan hortikultura. Pompa diesel didapat dari bantuan DPKP DIY dalam rangka antisipasi DPI (Dampak Perubahan Iklim) ini," terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul , Rismiyadi mengapresiasi langkah petani Glidag yang memanfaatkan bantuan pompa diesel untuk mengairi lahannya di musim kemarau kali ini.

"Saat ini berangsur angsur semakin banyak petani yang sudah bisa menguasai teknologi budidaya tanaman hortikultura  sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved