Kejuaran Tarkam Kemenpora di Gunungkidul Ditutup, Diharapkan Bisa Lahir Bibit Atlet Baru

Staff Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga, Hasyinta Saraswati, menjelaskan bahwa Kejuaraan Kemenpora digelar di 501 titik di Indonesia.

Dok. Humas Pemkab Gunungkidul
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, saat menyerahkan hadiah kepada pemenang secara simbolis, Selasa (19/9/2023) malam 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pelaksananaan Kejuaraan Tarkam Kemenpora di Gunungkidul resmi ditutup setelah dihelat selama tiga hari, mulai 17-19 September 2023.

Penutupan berlangsung di Gedung Kesenian, Kalurahan Baleharjo, pada Selasa (19/9/2023) malam.

Staff Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga, Hasyinta Saraswati, menjelaskan bahwa Kejuaraan Kemenpora digelar di 501 titik di Indonesia.

"Kami harap melalu program ini menjadi inisiatif baru dalam pengembangan olahraga dan mendorong masyarakat untuk berolahraga dan juga memunculkan bibit-bibit atlet,"ujarnya dalam keterangan resminya. 

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mengucapkan  terimakasih kepada Kemenpora yang telah menggelar kegiatan olahraga di Gunungkidul.

"Saya ucapkan selamat kepada pada juara, saya lihat sepintas saja adek-adek sebagai generasi penerus Gunungkidul kedepan dapat lebih baik lagi untuk berprestasi baik kancah nasional maupun tingkat internasional,"urainya.

Adapun, Kejuaraan Tarkam Kemenpora yang diperlombakan tiga cabang olahraga, yakni bulu tangkis, tenis meja dan atletik yang diikuti antar Kapanewon di Gunungkidul. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved